HousingEstate, Jakarta - Ali Hanafia Lijaya, Direktur Li Realty, tahun ini meraih HousingEstate Awards 2019 kategori The Best Property Consultant atau konsultan properti terbaik. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan besarnya transaksi properti yang diraihnya melalui tiga kantornya di komplek Pasar Puri Indah dan Jl Arjuna Utara, keduanya di Jakarta Barat, serta di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Prestasi pria asal Palembang, Sumatera Selatan, ini yang paling menonjol adalah kesuksesannya bersama tim marketingnya yang berjumlah 150 orang menjual kaveling-kaveling komersial di sebuah proyek kota baru di Tangerang, Banten. Dalam dua tahunan terakhir ada 200 kaveling lebih yang berhasil dijualnya, dimana 75-100 di antaranya merupakan kaveling-kaveling besar ribuan m2 ke atas yang dibeli perusahaan-perusahaan ternama.

Harga properti komersialnya di kisaran Rp15 juta hingga Rp20 juta per m2. Sudah bisa diperkirakan besaran omzet dan komisinya sekalipun Ali tidak berterus terang. Prestasi lain, adalah keberhasilannya menyuplai kebutuhan lahan developer-developer tertentu. Di luar itu Ali dan tim juga menjual produk-produk properti developer lain termasuk sejumlah proyek Ciputra Group.

“Kami memang lebih aktif memasarkan produk-produk developer (primary market),” katanya. Tapi, hal itu bukan berarti ketiga kantornya tidak menjual properti seken. “Kami tetap jual, beli, sewa properti seken, karena banyak klien yang membeli properti baru menitipkan properti mereka yang lain untuk dijual atau disewakan,” jelas Ali.

Menurutnya, kunci suksesnya sebagai agen atau konsultan properti karena bekerja secara fokus, memiliki skill sebagai marketer, berintegritas sehingga memperoleh kepercayaan baik dari penjual maupun pembeli, serta memiliki jaringan yang luas. “Saya sudah karatan di bisnis ini. Sejak 1998 hingga sekarang saya fokus, hanya menekuni profesi sebagai broker properti,” tegasnya. Sejak 1998-2014 ia menjalankan bisnisnya di bawah naungan Century 21 Indonesia melalui tiga kantor: Century 21 Pertiwi, Century 21 Puri, dan Century 21 Gading. Baru pada 2015 ia mendirikan Li Realty.

Latar belakang pendidikan sebagai sarjana teknik sipil lulusan Universitas Tarumanagara dan pengalamannya sebagai project manager sebuah perumahan kelas menengah di Bekasi, juga sangat mendukung skill atau ketrampilannya di bisnis jasa ini. Kepada developer yang sudah memiliki lahan, tapi belum punya rencana pengembangannya, ia akan membantu mulai membuatkan dari studi kelayakan properti apa yang cocok dikembangkan, harga yang dapat diserap pasar, desain yang lagi tren, strategi marketingnya, hingga proyek sukses dipasarkan.

Sedangkan bagi developer yang sudah punya proyek, ia akan memberikan saran-saran, strategi-strategi marketing, dan membantu menjualkannya hingga sold out. Berkat kesuksesannya itu. Ali baru saja menempati kantor baru yang cukup mewah (mungkin malah paling mewah di antara kantor broker yang ada) seluas 500 m2 di komplek Pasar Puri Indah, Jakarta Barat, yang dilengkapi berbagai fasilitas untuk meeting atau gathering.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate