Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiAda Tempat Hangout Yang Hype Banget Di Bintaro

Ada Tempat Hangout Yang Hype Banget Di Bintaro

PT Cipta Harmoni Lestari  (CHL) melakukan soft opening  kawasan komersial Marchand Hype Station yang baru saja selesai dibangun di kawasan CBD Emerald Bintaro, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten. Properti gaya hidup ini berdiri di atas lahan seluas 3.500 m2, di dalamnya ada 266 toko dan kios yang dikonsep untuk pusat ritel-komersial, hangout, dan pusat aktivitas berbagai komunitas di Bintaro Jaya.

Menurut Chief Marketing Officer (CMO) Marchand Hype Station Setia Iskandar Rusli, pihaknya berani melansir property komersial tersebut karena melihat  Bintaro Jaya telah menjelma menjadi sebuah kawasan yang maju, modern, dan saat ini memiliki berbagai komunitas yang jumlahnya sangat banyak.

“Makanya kami menghadirkan produk ini yang secara tren sangat baru dan sangat cocok untuk diterapkan di wilayah ini. Setiap peritel maupun store di sini tidak hanya membuka usaha tapi kami arahkan untuk selalu menerapkan hal yang menarik sehingga menjadi atraksi di kawasan. Jadi di sini  akan ada 266 store yang menerapkan atraksinya msaing-masing, dan itu akan  berubah secara berkala sehingga bisa menarik pengunjung dari kawasan dan membuat tempat ini selalu ramai,” ujarnya saat acara soft opening, Sabtu (17/10).

Marchand Hype Station menerapkan berbagai konsep kawasan komersial di Melbourne Australia, berupa street art line. Beberapa konsep itu diterapkan  dengan berbagai mural, interior yang  bergaya industrial, hingga pembagian spot-spot tenant. Ada juga berbagai ruang maupun panggung untuk mengadakan perform hingga demo yang bisa dilaksanakan setiap hari.

Berbagai konsep unik lainnya juga diterapkan dari sisi fasad hingga layout bangunan. Misalnya dengan koridor yang lebar untuk kenyamanan pengunjung hingga penerapan lorong yang memungkinkan kios memiliki dua tampak muka sehingga potensi marketnya bisa dilihat dari dua arah. Konsep-konsep seperti ini dipastikan akan sulit ditiru di tempat maupun kawasan komersial lainnya.

Ukuran kiosnya  mulai 4-10 m2 dengan harga mulai Rp300 jutaan dan saat ini sudah terjual  85 persen. Sudah ada 120 tenant yang confirm untuk mengisi tempat ini dan saat ini tenant yang buka telah mencapai 50 persen dan ini sesuai dengan pola pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membatasi pengunjung untuk penerapan protokol keamanan pandemi Covid-19.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Berita Terkini