Rabu, Juni 3, 2026
HomeBerita PropertiMenilik Bisnis Hotel 2024 yang Diprediksi Bakal Cuan

Menilik Bisnis Hotel 2024 yang Diprediksi Bakal Cuan

Masih di sektor perhotelan, untuk memperkuat bisnis sebelumnya Paradise Indonesia juga telah menjalin kolaborasi dengan Club Med, sebuah perusahaan pengelola wisata resort premium yang sudah beroperasi di 40 negara dan mengelola 70 resort wisata ekslusif. Kerja sama Paradise Indonesia dengan Club Med mencakup masa kontrak hingga 30 tahun yang akan menjadi kemitraan strategis untuk menambah portofolio resor all-inclusive di Indonesia yang dikelola perusahaan.

Direktur Utama & CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo menambahkan, optimisme terkait sektor perhotelan ini sejalan dengan agenda pemerintah yang akan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata tanah air hingga menciptakan berbagai destinasi gaya hidup berkualitas yang akan memberikan peluang besar untuk meningkatkan perekonomian nasional.

“Kami ingin menjadi bagian dari perkembangan sektor pariwisata dan perhotelan sebagaimana target pemerintah. Sejauh ini kami cukup berbangga dengan berbagai keberhasilan proyek yang kami hadirkan dan telah menjadi ikon di lokasi-lokasi populer hingga bisa mendukung capaian recurring income perusahaan yang terus meningkat,” pungkasnya.

Baca juga: Pengusaha Hotel Berharap Pilpres Satu Putaran Saja

Hingga saat ini Paradise Indonesia telah mengelola 26 proyek. Untuk segmen hotel, perusahaan telah mengembangkan dan pemilik dari 13 hotel dengan aneka brand untuk berbagai segmen. Diantaranya, Grand Hyatt Jakarta, Sheraton Bali, Hyatt Place, ALoft Hotel, Aurelia, Harris Hotel, Yelo Hotel, dan Pop Hotel.

Berita Terkait

Ekonomi

Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan France-Indonesia High Level Business Council

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan...

April Neraca Dagang RI Masih Surplus, Tapi Merosot Tajam Jadi USD89 Juta

Neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 masih mencatat surplus,...

Mei Inflasi Meningkat Tinggi

Seperti sudah diperkirakan banyak pengamat menyusul gejolak geopolitik yang...

Mei Manufaktur RI Membaik Meski Harga Bahan Baku Naik, Ditopang Permintaan Domestik

Setelah terkontraksi ringan pada April 2026, aktivitas industri pengolahan...

Berita Terkini