Selasa, April 21, 2026
HomeBankPenerima Bansos di Jakarta Akses Bantuan Lewat Kartu Terintegrasi JakOne Mobile

Penerima Bansos di Jakarta Akses Bantuan Lewat Kartu Terintegrasi JakOne Mobile

Guna mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Bank DKI kembali melakukan distribusi Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ), sepanjang 23-31 Juli 2024.

Dengan berbagai kartu itu, warga kurang mampu di Jakarta bisa mengakses bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jakarta dengan lebih mudah dan aman. Bank DKI mengintegrasikan kartu-kartu tersebut dengan aplikasi digital JakOne Mobile.

Melalui super apps Bank DKI itu, penerima bisa memonitor dana bansos yang diterimanya secara digital, sekaligus memudahkan mereka melakukan transaksi non-tunai dan mengakses berbagai layanan Bank DKI.

“Melalui integrasi dengan aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI memastikan penerima manfaat dapat dengan mudah mengakses dan memanfaatkan bansos yang diberikan Pemprov Jakarta,” kata Direktur Utama Bank DKI Agus H. Widodo melalui keterangan tertulis Bank DKI, saat pembagian kartu di Tambora, Jakarta Barat, dua pekan lalu.

Baca juga: Bank DKI Dinobatkan Sebagai BPD dengan Layanan Terbaik

Agus menyebutkan, Bank DKI bertindak sebagai fasilitator penyaluran bansos Pemprov Jakarta melalui distribusi berbagai kartu tersebut. Distribusi kartu bansos itu dilakukan secara bertahap di beberapa wilayah Jakarta selama tanggal 23-31 Juli 2024.

Di Jakarta Pusat dibagikan kepada 1.346 penerima KAJ, 5 penerima KPDJ, dan 5 penerima KLJ. Di Jakarta Barat kepada 830 penerima KAJ, 5 penerima KLJ, dan 5 penerima KPDJ.

Sampai Juni 2024 Bank DKI telah melakukan pembagian dana bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) dalam dua tahap. Tahap I dibagikan kepada 52.135 penerima KLJ, 6.475 penerima KPDJ, dan 4.800 KAJ. Tahap II kepada 90.743 penerima KLJ, 11.099 penerima KPDJ, dan 8.807 penerima KAJ.

Bagi penerima bansos yang telah menerima dana tahun sebelumnya, namun tidak mendapatkannya tahun ini, bisa melakukan pemeriksaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui situs https://dtks.jakarta.go.id/, atau mengajukan pengaduan ke Dinas Sosial DKI Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi mengimbau seluruh penerima bansos selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan. Terutama tidak memberikan PIN kepada orang lain yang mengatasnamakan Bank DKI.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini