Selasa, Mei 5, 2026
HomeNewsEkonomiKerjasama Indonesia-China Mencakup Proyek Two Countries Twin Parks Hingga Pariwisata

Kerjasama Indonesia-China Mencakup Proyek Two Countries Twin Parks Hingga Pariwisata

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang menyaksikan penandatanganan 12 nota kesepahaman (MOU) strategis dalam kunjungan resmi PM Li di Istana Merdeka akhir pekan lalu. Momen ini juga menandai penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Tiongkok di berbagai sektor prioritas mulai dari industri, pariwisata, ekonomi, hingga kesehatan.

Penandatanganan dilakukan oleh para perwakilan kementerian, lembaga, serta mitra strategis dari kedua negara yang disaksilan oleh Prsiden Prabowo dan PM Li. Salah satu nota kesepahaman utama yang ditandatangani adalah antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perdagangan RRT mengenai penguatan kerja sama ekonomi di bidang industri dan rantai pasok.

Baca juga: Impor Indonesia Masih Sangat Didominasi Produk China. Impor Barang Konsumsi Meningkat

Selain itu, ditandatangani pula MOU trilateral antara Kemenko Perekonomian, Kementerian Perdagangan RRT, dan Pemerintah Provinsi Fujian Tiongkok mengenai proyek Two Countries Twin Parks. PM Li sendiri membawa langsung tidak kurang 60 pengusaha dari China.

Di bidang keuangan, Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China menyepakati pembentukan Kerangka kerja sama transaksi bilateral dalam mata uang lokal (local currency transaction framework). Langkah strategis lainnya mencakup kerja sama Dewan Ekonomi Nasional RI dengan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok dalam kebijakan pembangunan ekonomi.

Selain empat kesepakatan yang ditandatangani langsung di hadapan kedua pemimpin, delapan dokumen kerja sama lainnya juga ditandatangani secara terpisah. Diantaranya kerja sama antara Kementerian Pariwisata dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RRT serta protokol penting terkait ekspor durian beku dari Indonesia ke Tiongkok yang ditandatangani oleh otoritas karantina kedua negara.

Baca juga: Transaksi Indonesia-China dengan Mata Uang Lokal Sudah Capai Rp18 Triliun

Kesepakatan di sektor kesehatan juga menjadi sorotan dengan ditandatanganinya dua dokumen kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan lembaga-lembaga kesehatan RRT mengenai pengobatan tradisional Tiongkok dan penanggulangan tuberkulosis.

Sektor media turut memperkuat kolaborasi yang ditandai dengan dua nota kesepahaman antara Lembaga Kantor Berita Nasional Antara dengan China Media Group serta Xinhua News Agency dalam bidang pemberitaan dan pertukaran informasi.

Penandatanganan juga mencakup kerja sama investasi antara Danantara dan China Investment Corporation serta penguatan hubungan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia.

Baca juga: 10 Negara dengan Perekonomian Terbesar 2025 Menurut IMF. China+AS Masih Sangat Dominan. Indonesia Nomor 7

Momentum ini menjadi bukti dari kian eratnya kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara. Presiden Prabowo dan PM Li Qiang menyambut baik penandatanganan ini sebagai langkah nyata menuju kerja sama yang saling menguntungkan dan berorientasi masa depan.

Kunjungan resmi PM Li Qiang ke Indonesia menjadi bagian dari upaya intensif kedua negara dalam memperluas kolaborasi lintas sektor menuju era kemitraan baru yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ekonomi

Supaya Ekonomi Tetap Tumbuh Tinggi, Pemerintah Akan Lakukan Ini

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melansir aneka pencapaian positif...

Full Nganggur 7,24 Juta, Setengah Nganggur 10,73 Juta, Proporsi Pekerja Informal Meningkat

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (5/5/2026), pengangguran terbuka...

PMI Manufaktur RI Terkontraksi, Kemenperin: Karena Tekanan Global

Manufaktur atau industri pengolahan adalah motor utama pertumbuhan ekonomi...

Berita Terkini