Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiPenjualan Rumah Masih Tetap Payah

Penjualan Rumah Masih Tetap Payah

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia yang dirilis Kamis (6/11/2025) mengindikasikan, harga properti residensial di pasar primer (rumah baru yang dibangun developer) pada triwulan III 2025 tumbuh terbatas.

Tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III 2025 yang hanya tumbuh 0,84 persen secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan II 2025 sebesar 0,90 persen (yoy).

Baca juga: Triwulan Dua 2025 Penjualan Semua Tipe Rumah Anjlok

Sejalan dengan perkembangan harga, penjualan unit properti residensial tipe menengah dan besar juga masih belum kuat, di tengah positifnya penjualan properti residensial tipe kecil.

Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial di pasar primer masih mengalami kontraksi sebesar -1,29 persen (yoy), kendati membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatatkan kontraksi atau -3,80 persen. (yoy).

Penjualan rumah yang tetap payah itu tercermin juga dalam penyaluran kredit rumah di BTN. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, hingga 30 September 2025, BTN baru menyerap sekitar 19 persen atau Rp4,8 triliun dari Rp25 triliun dana SAL yang ditempatkan Menkeu di bank itu. Ia menyebut hal itu mencerminkan lemahnya permintaan rumah.

Di sisi pembiayaan, survei menunjukkan, sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 77,67 persen.

Baca juga: Harga Rumah Menengah Meningkat, Rumah Kecil dan Besar Melambat

Dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 74,41 persen dari total pembiayaan.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini