Mulia Gading Kencana Serang Jadi Lokasi Riset UI Soal Perumahan
PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) terus berkomitmen meningkatkan kualitas perumahan yang dikembangkannya, terutama perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten. Antara lain melalui kolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) dalam penelitian sektor perumahan.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Infiniti Land dan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) UI di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2027).
Kedua belah pihak bersepakat memperkuat kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan (research and development), yang berfokus pada peningkatan kualitas pembangunan hunian yang terjangkau dan berkelanjutan.
Kolaborasi dilakukan melalui kajian, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung inovasi di sektor perumahan.
Untuk itu Infiniti Land akan mendukung kegiatan akademik mahasiswa SPPB UI melalui akses melakukan survei, observasi, serta pengumpulan data penelitian di proyek-proyek yang dikembangkannya.
Direktur SPPB UI Prof Dr Drs Supriatna MT menyatakan, kerja sama dengan Infiniti Land makin memperkuat keterkaitan antara kajian akademik dan praktik pembangunan di lapangan.
Kerja sama diharapkan menghasilkan rekomendasi dan model pembangunan yang mumpuni dalam mendukung program 3 juta rumah, terutama terkait peningkatan kualitas bangunan dan lingkungan perumahan.
“Kerjasama ini bisa lebih luas lagi, karena kami memiliki lembaga kajian yang komprehensif. Tidak hanya tentang perumahan dan permukiman perkotaan (urban studies), tapi juga yang berkaitan dengan aspek ketahanan dan lain-lain,” katanya dikutip dari keterangan Infiniti Land, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: Perumahan Subsidi di Serang ini Dapat Sertifikat Bangunan Hijau
Prof Supriatna menjelaskan, banyak riset yang dapat dilakukan terkait perumahan. Mulai dari variabel lokasinya, pengembangan infrastruktur kawasan, bahan bangunan ramah lingkungan, tata ruang terkait kebencanaan termasuk struktur bangunan tahan gempa, sampai survei kepuasan masyarakat.
Ia menilai, kerja sama dengan Infiniti Land sangat tepat. Infiniti Land adalah pengembang rumah subsidi terbaik di Indonesia, peraih Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama pertama kategori perumahan bersubsidi dari Kementerian PUPR (sekarang Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk MGK, sekaligus meraih rekor MURI untuk prestasi tersebut.
“Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI siap menjadikan MGK Serang sebagai proyek percontohan, untuk lokasi riset perumahan bagi para mahasiswanya,” pungkasnya.
Baca juga: Forwapera Beri Penghargaan 40 Tokoh Perumahan dan Bisnis Terkait
Sinergi konkret
Direktur Utama Infiniti Land Samuel S Huang menuturkan, MoU dengan UI merupakan tindak lanjut kolaborasi sebelumnya sebagai bentuk konkret sinergi akademisi dengan praktisi.
“Kerja sama ini baik sekali, karena akademisi dan praktisi bersinergi untuk mendapatkan sudut pandang yang valid, tentang bagaimana membangun rumah yang layak huni, terutama rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan UI, karena UI adalah universitas terbaik di Indonesia,” kata Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI) itu.
Ia berharap, hasil penelitian SPPB UI nanti, bisa menjadi salah satu panduan (acuan) pengembang dalam membangun hunian subsidi yang layak dan berkelanjutan.
Baca juga: Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Subsidi Mulia Gading Kencana
Samuel menegaskan, ia bersungguh-sungguh membangun rumah bersubsidi berkualitas, dengan memerhatikan seluruh aspek keberlanjutannya, mulai tahap perencanaan hingga pelaksanaan. “Prinsip kami, karena ini rumah pertama bagi MBR, berikanlah yang terbaik untuk mereka,” katanya.
Selain mengantongi Sertifikasi BGH, MGK Serang juga meraih Green Housing Award 2025 dari UI, Best Subsidized Housing Development Project di Golden Property Awards (GPA) 2025, FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024, dan Anugrah Forwapera (Forum Wartawan Perumahan Rakyat) 2026 sebagai “Pionir Perumahan Subsidi Bangunan Hijau”.