Sabtu, Oktober 3, 2026
HomeMoneterKredit Investasi dan Modal Kerja Terus Melaju, Kredit Konsumsi Kian Lesu

Kredit Investasi dan Modal Kerja Terus Melaju, Kredit Konsumsi Kian Lesu

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir Juli 2026 yang dirilis awal pekan ini mengungkapkan, kinerja intermediasi (penyaluran kredit) perbankan terus menguat.

Pada Juni 2026 kredit tumbuh 12,67 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp9.081 triliun, dibanding 11,51 persen pada Mei 2026, 9,63 persen pada Desember 2025, 7,77 persen pada Juni 2025 dan 10,46 persen pada Desember 2024.

Kredit Investasi masih mencatat pertumbuhan tertinggi, mencapai 24,9 persen pada Juni 2026, dibanding 21,95 persen pada Mei 2026, 20,81 persen pada Desember 2025, 12,53 persen pada Juni 2025, dan 13,85 persen pada Desember 2024, yang menunjukkan dunia usaha makin optimis menyiapkan ekspansi bisnis.

Kemudian diikuti Kredit Modal Kerja (KMK) yang tumbuh 8,94 persen (Juni 2026), naik lebih tinggi dibanding 8,09 persen pada Mei 2026, dan jauh lebih tinggi dibanding Desember 2025 yang hanya tumbuh 4,52 persen, Juni 2025 sebesar 4,45 persen, dan Desember 2024 sebesar 8,35 persen.

Baca juga: Juni Kredit Tetap Tumbuh Lebih Tinggi Kendati Bunga Bank Meningkat

Sementara kredit konsumsi (KPR, KKB, multiguna dll) masih terus melesu. Hanya tumbuh 5,75 persen pada Juni 2026, dibanding 5,89 persen pada Mei 2026, 6,58 persen pada Desember 2025, 8,49 persen pada Juni 2025, dan 10,61 persen pada Desember 2024.

Dari sisi pengguna atau debitur, pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit korporasi yang tumbuh 20,45 persen secara tahunan (yoy). Sementara kredit UMKM masih tumbuh mini kendati membaik, dari 0,60 persen pada Mei 2026 menjadi 1,05 persen pada Juni 2026.

Ditinjau dari kepemilikan, kredit bank BUMN tumbuh paling tinggi pada periode ulasan, mencapai 16,54 persen secara tahunan (yoy).

Berita Terkait

Ekonomi

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

September Kepercayaan Industri Melandai, Tapi Masih di Fase Ekspansi

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada September 2026...

Agustus Surplus Neraca Dagang RI Melonjak Jadi USD3,55 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada...

Manufaktur RI Melaju Lagi, Tertinggi dalam 7 Bulan, Didorong Kenaikan Permintaan

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur Indonesia kembali ke zona...

Berita Terkini