Ciputra Fokus Kembangkan Enam Proyek Residensial
Ciputra Group tidak terlalu terpengaruh kondisi pasar properti yang melemah dalam menetapkan target pendapatan. Tahun ini target penjualannya sebesar Rp11 triliun, naik 27 persen dibanding tahun lalu. Tahun 2014 Ciputra Group meraih pendapatan Rp8 triliun.

Menurut Tulus Santoso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Ciputra Group, untuk menggenjot pendapatan tahun ini Ciputra Group akan menggenjot pengembangan enam proyek residensial dan perkantoran. Selain itu perseroan juga akan lebih fokus dan selektif dalam menggarap proyek dan konsentrasi untuk segera menyelesaikan proyek yang telah berjalan. “Langkah ini diambil sebagai respon terhadap melemahnya perekonomian nasional,” ujar Tulus usai RUPSLB di Jakarta, Selasa (8/9).
Tahun ini proyek residensial yang digarap Ciputra Group antara lain CitraGarden Hills (58 ha) di Samarinda, CitraGarden City (50 ha) di Malang, CitraGrand (60 ha) di Kendari, selain di Cileungsi dan Lampung yang masing-masing seluas 82 ha dan 35 ha. Selain itu masih ada proyek apartemen yang menyasar kalangan high end di Jl RS Fatmawati, Jakarta Selatan, seluas 4,5 ha, superblok di Kemayoran, Jakarta Pusat, seluas 2 ha, juga proyek perkantoran di Jakarta dan Surabaya.
Pada kesempatan itu Tulus mengatakan Ciputra Group akan membagikan saham bonus dari tiga perusahaan di bawahnya, yaitu PT Ciputra Surya Tbk, PT Ciputra Property Tbk, dan PT Ciputra Development Tbk. Bonus saham ini akan dibagikan serentak pada 19 Oktober 2015.
“Perinciannya, Ciputra Surya membagikan bonus sebesar Rp52,2 miliar, Ciputra Property Rp39,4 miliar, dan Ciputra Development Rp132,5 miliar. Ini sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan membagikan deviden berupa saham bonus,” imbuhnya.