Q1 2026, Pendapatan Paradise Indonesia Naik 14 Persen
PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia) meraih pendapatan sebesar Rp326,9 miliar pada kuartal pertama 2026. Capaian ini meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Menurut Presiden Direktur-CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo, pertumbuhan ini diraih dari kontribusi positif seluruh segmen bisnis dengan segmen komersial menjadi penyumbang terbesar mencapai Rp157,14 miliar atau naik 19 persen secara tahunan (yoy).
“Segmen perhotelan naik 4 persen atau meraih Rp135,50 miliar sementara segmen penjualan properti mencapai Rp34,26 miliar, naik paling tinggi mencapai 38 persen khususnya berkat serah terima unit di Antarasi Place,” ujarnya melalui siaran pers yang diterbitkan Rabu (6/5).
Baca juga: Paradise Indonesia Berkembang Tanpa Lahan Besar
Paradise Indonesia juga mencatatkan EBITDA yang meningkat 20 persen menjadi Rp100,67 miliar. Kondisi ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Anthony kembali menegaskan tetap akan fokus pada penguatan pendapatan berulang perusahaan atau recurring income yang ditargetkan tetap pada kisaran 70 persen sepanjang tahun ini.
Untuk mencapai target tersebut, salah satunya melalui ekspansi strategis seperti penyelesaian 23 Semarang Shopping Center pada kuartal kedua tahun ini dan pengembangan proyek mixed use 88 Plaza Balikpapan termasuk pengembangan Antasari Place tower kedua.
Baca juga: 2025 Paradise Indonesia Bukukan Kenaikan Pendapatan 125 Persen, Disumbang Penjualan Apartemen
Pengembangan aset juga akan terus didorong untuk memperkuat porsi recurring income. Strategi ini diharapkan bisa mendorong stabilitas arus kas perusahaan sekaligus memperkuat pendapatan perusahaan di tengah dinamika industri properti maupun situasi bisnis mikro-makro.
“Beberapa strategi telah kami siapkan, satu hal yang pasti, di Paradise Indonesia kami bukan sekadar mengembangkan properti tapi menghadirkan aset berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang. Strategi yang kami siapkan diarahkan untuk terus bisa melakukan ekspansi yang terukur dan menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas finansial yang solid dan berkelanjutan,” pungkas Anthony.