Rabu, Mei 13, 2026
HomeBerita PropertiPerumnas Jadi Holding BUMN Perumahan

Perumnas Jadi Holding BUMN Perumahan

Keputusan pemerintah memperkuat peran Perum Perumnas terus bergulir. Setelah mengembalikan sebagai penyedia utama perumahan rakyat melalui PP No. 83 Tahun 2015 kini pemerintah memposisikan Perumnas sebagai induk (holding) bagi perusahaan BUMN bidang perumahan.  Ada empat perusahaan BUMN yang akan berada di bawah Perumnas yaitu, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Virama Karya, dan PT Indah Karya. Dua yang terakhir bergerak di bidang konsultan. Masih ada beberapa BUMN yang bergerak dibidang properti misalnya WIKA Realty dan Waskita Karya.

Gedung Perum Perumnas
Gedung Perum Perumnas

Pembentukan holding ini rencananya akan diwujudkan akhir bulan ini atau awal September 2016.  Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan disebut-sebut sudah memberikan lampu hijau. Muhammad Nawir, Direktur Pemasaran Perum Perumnas, menyebutkan penguatan Perumnas dan restrukturisasi BUMN perumahan ini untuk mendorong program pemerintah membangun satu juta rumah.

PP dan Adhi Karya beberapa tahun belakangan aktif  dalam pengembangan properti melalui anak usahanya PT PP Properti dan Adhi Persadha Properti. PP Properti saat ini menjadi perusahaan BUMN paling aktif dalam membangun proyek apartemen. Proyeknya tergolong besar dan tersebar di beberapa kota, antara lain superblok Grand Kamala Lagoon (27 ha) Bekasi, Grand Sungkono Lagoon Surabaya, Grand Dharmahusada Surabaya, The Ayoma Serpong, dan sejumlah tower apartemen di Sentul.

Sementara Adhi Persada Properti mengembangkan apartemen Taman melati Margonda (Depok), Taman Melati Jatinangor Bandung, dan Taman Melati Sinduadi Yogyakarta. Selain itu ada beberapa perumahan di sejumlah kota. Menurut Nawir, bila pembentukan perusahaan induk terwujud rumah yang dapat dibangun dapat dipacu lebih banyak lagi. Ia memprediksi bisa sampai 100 ribu unit per tahun.

Berita Terkait

Ekonomi

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi

Perang AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026 melambungkan...

Bank Mandiri Dorong Penguatan Eksosistem UMKM

Penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam...

Berita Terkini