Senin, September 14, 2026
HomeBerita PropertiIntiland Jual Lahan Industri 20 Ha ke Astra

Intiland Jual Lahan Industri 20 Ha ke Astra

Penjualan lahan industri meningkatkan pendapatan PT Intiland Development Tbk. Di tengah kondisi pasar properti yang kurang kondusif Intiland  berhasil menjual lahan industri ke sejumlah investor strategis di kawasan industri Ngoro Industrial Park (NIP), Mojokerto, Jawa Timur. Penjualan cukup signifikan kepada PT Toyota Astra Motor (TAM) seluas 20,3 ha. Hal ini merupakan sinyal positif di sektor kawasan industri yang ikut tertekan karena kondisi makro yang kurang bagus.

Ngoro Industrial Park
Ngoro Industrial Park

“Masuknya TAM ke kawasan industri NIP menjadi bukti kawasan industri yang kami kembangkan menjadi pilihan perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional. Ini juga bukti kawasan industri mulai mengalami tren peningkatan,” ujar Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono, saat menandatangani perjanjian jual beli antara TAM dan Intiland di Surabaya, Rabu (12/4).

Dari penjualan lahan tersebut Intiland mendapat dana sebesar Rpp386 miliar. Rencananya TAM akan membangun fasilitas terpadu sebagai rantai distribusi kendaraan dan pusat penyimpanan suku cadang.  Intiland menargetkan sektor kawasan industri memberi kontribusi semakin signifikan. Archield optimis dapat mendongkrak penjualan lahan industri karena situasi perekonomian mulai membaik.

“Tren meningkatnya penjualan kawasan industri sudah kami antisipasi, awal tahun ini kami juga menjual lahan industri ke perusahaan bidang perabotan rumah tangga seluas 2,7 ha senilai Rp50 miliar. Karena itu kami  terus mengembangkan kawasan NIP dengan potensi penambahan mencapai 125 ha,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Lulusan Pascasarjana Pesimis dengan Lapangan Kerja, Sarjana Kurang Yakin

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan,...

OJK: Situasi Global Masih Mencemaskan, Diperburuk oleh El Nino

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, risiko geopolitik di kawasan...

Kementerian Perindustrian: Neraca Dagang AC Surplus, Mesin Cuci Masih Defisit

Di tengah situasi perekonomian maupun dinamika global, industri manufaktur...

Berita Terkini