Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiUnika Atma Jaya Bangun Kampus 20 Ha di BSD City

Unika Atma Jaya Bangun Kampus 20 Ha di BSD City

Fasilitas di BSD City (6.000 ha), Serpong, Tangerang Selatan, Banten, terus bertambah. Selain area komersial, lifestyle center, retail, dan residensial fasilitas pendidikan juga makin berkembang. Ini ditandai dengan pembangunan kampus III Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya di kawasan kota baru itu. Kampus Unika Atma Jaya akan menempati lahan seluas 20 ha yang dikonsep sebagai center of human development. Pendidikan mahasiswa ditekankan pada pengembangan dan pembentukan karakter berkompetensi internasional.

pastoran-atma-jaya-BSD

“Keberadaan kampus ini sekaligus menandai keberadaan kami selama 57 tahun di sektor pendidikan. Perkuliahan di sini akan dimulai pada tanggal 7 Agustus nanti, sementara jurusannya Teknik, Teknobiologi, dan Hospitality and Tourisme Management,” ujar Aswin Wirjadi, Ketua Yayasan Atma Jaya, dalam publikasinya, Kamis (27/7).

Ia menyebutkan kampus di BSD akan lebih nyaman karena areanya lebih luas dan memadahi. Setiap orang punya ruang gerak 6,5 m2, sedangkan  di kampus Atma Jaya Semanggi Jakarta hanya 1,5 m2.  Kampus tahap pertama dibangun di area 3,5 ha dengan daya tampung 3.000-3.500 mahasiswa. Rancangannya juga memerhatikan kebutuhan para penyandang difabel dan orang  kidal, misalnya adanya sistem ramp tangga. Gedungnya juga telah lolos uji untuk sistem keamanan kebakaran.

Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land (SML), pengembang BSD City, menyebut keberadaan Unika Atma Jaya ini memperkaya ekosistem sektor pendidikan di BSD. “Kehadiran Atma Jaya akan berperan sebagai talent pool bagi sejumlah perusahaan khususnya yang bergerak di bidang teknologi di kawasan Digital Hub yang kami kembangkan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Berita Terkini