Jumat, Mei 8, 2026
HomeBerita PropertiYestar Land Topping Off Cilegon Center Mall

Yestar Land Topping Off Cilegon Center Mall

Cilegon merupakan kawasan industri dan menjadi salah satu kota penting bagi Provinsi Banten. Kedekatannya dengan Ibukota Banten, Serang, pelabuhan Merak, dan sarana rekreasi Pantai Anyer membuat Kota Cilegon terus berkembang dengan berbagai fasilitas properti komersial.

Salah satu pengembang yang optimis dengan pengembangan wilayah Cilegon adalah PT Yestar Karya Utama (Yestar Land). Pengembang yang berbasis di Cilegon ini tengah mengembangkan kawasan niaga terpadu (superblok) Cilegon Center di Jalan Ahmad Yani Km. 3, Cilegon, seluas 7 ha dengan investasi mencapai Rp1 triliun.

Untuk tahap pertama Yestar Land telah melakukan prosesi tutup atap (topping off) fasilitas komersial Cilegon Center Mall (CCM). Menurut CEO Yestar Land Muljiono Hartono, mal ini akan menjadi fasilitas pertama yang beroperasi di Cilegon Center. “Investasi untuk CCM mencapai Rp300 miliar. Dengan sudah topping off, targetnya mal ini bisa beroperasi pada pertengahan tahun depan,” katanya melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com, Jumat (19/1/2018).

CCM mulai dibangun (ground breaking) akhir Agustus 2016 yang dikonsep sebagai green architecture mall. Total ruang terbangun mencapai 67.741 m2 tujuh lantai di atas lahan 2 ha yang terbagi dalam basement untuk parkir mobil, lower ground (parkir dan supermarket), ground floor, upper ground, dan lantai satu hingga tiga.

Yestar Land menggandeng perusahaan konsultan dan manajemen Cushman and Wakefield untuk mengelola mal. Dengan lokasi di pusat kawasan industri Cilegon, mal ini diharapkan bisa menjadi destinasi belanja dan gaya hidup baru yang nyaman untuk wilayah Cilegon dan sekitarnya. Beberapa penyewa besar yang sudah bergabung adalah Cinema XXI, Best Denki, Kidzilla, Matahari Department Store, Superindo, Ace Hardware, dan Informa.

“Total akan ada 133 tenant (penyewa) di mal ini. Sekarang okupansinya sudah mencapai 75 persen. Setelah menyelesaikan pembangunan mal, secara bertahap kami akan memulai pengembangan properti lain, yaitu hotel, ruko, apartemen, dan fasilitas kesehatan serta sarana pendidikan,” jelas Muljiono.

Berita Terkait

Ekonomi

Kredit Bermasalah Pinjol Masih Bertahan Tinggi

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan...

Wamenkeu: Defisit Fiskal Tahun Ini Maksimal 2,9 Persen

Defisit fiskal atau kekurangan anggaran RI terancam melebar tahun...

BPS: Penduduk Indonesia Kini 284,67 Juta, 68,92 Persen Milenial, Gen Z, dan Post Gen Z

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan...

Menkeu: Kita Sudah Keluar dari Jebakan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Menteri Keuangan (Mnekeu) Purbaya Yudhi Sadewa sumringah, karena perekonomian...

Berita Terkini