Minggu, Mei 3, 2026
HomeBerita PropertiLong Weekend, Penumpang Whoosh Tembus Hampir 22.000 Sehari

Long Weekend, Penumpang Whoosh Tembus Hampir 22.000 Sehari

Menyambut libur panjang akhir pekan 1-3 Mei 2026, KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Whoosh sekitar 15 persen dibandingkan akhir pekan biasa.

Pada Jumat (1/5) atau hari pertama long weekend bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, jumlah penumpang Whoosh mencapai 21.900 orang, dengan tiket keberangkatan dari Stasiun Halim, Jakarta, dari pagi hingga sore hari sudah habis terjual.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyatakan, peningkatan volume penumpang itu menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan Whoosh pada momen libur panjang.

“Volume penumpang hari ini (Sabtu, 2 Mei 2026, Red) masih tinggi. Didominasi perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. KCIC mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik serta segera melakukan pemesanan tiket lebih awal, mengingat pada periode libur panjang, tiket di jam-jam favorit cenderung lebih cepat habis.” kata Eva melalui keterangan resmi.

Tiket Whooh yang sudah terjual pada Sabtu (2/5/2026) telah mencapai sekitar 10 ribu tiket, dan diprediksi akan kembali menyentuh angka sekitar 22 ribu penumpang hingga akhir hari.

Baca juga: Whoosh Kembali Lansir Diskon Tiket Hingga 50 Persen. Catat Tanggal Berlakunya

Seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat pada periode long weekend ini, KCIC mengingatkan ketentuan bagasi yang perlu diperhatikan penumpang.

Setiap penumpang Whoosh diperbolehkan membawa bagasi maksimal 3 koli, seperti 2 koper atau dus dan 1 ransel atau tas tangan, dengan berat total maksimal 20 kg serta dimensi maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm.

KCIC juga mengimbau penumpang untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang ke dalam kereta, seperti barang mudah terbakar atau meledak, narkotika dan zat adiktif, senjata api dan senjata tajam tanpa izin, serta barang dengan bau menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain.

KCIC menyediakan layanan porter di Stasiun Halim untuk membantu penumpang membawa barang bawaan, terutama bagi yang membawa bagasi dalam jumlah banyak, sehingga proses naik kereta tetap tertib dan tidak mengganggu arus pergerakan di area stasiun.

Baca juga: Angkutan Lebaran 2026, Penumpang Whoosh Tembus 311 Ribu, Naik 7,06 Persen

Eva menambahkan, penumpang diimbau untuk menyimpan bagasi pada tempat yang telah disediakan di dalam kereta, seperti di rak atas atau area penyimpanan di sambungan antarkereta sesuai ukuran.

“KCIC mengingatkan kepada para penumpang untuk mengikuti aturan barang bawaan yang berlaku demi kelancaran perjalanan dan menjaga kenyamanan bagi seluruh penumpang,” tutup Eva.

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Bantah RI Alami Deindustrialisasi, Ini Alasannya

Kementerian Perindustrian (Kemnperin) membantah Indonesia mengalami deindustrialisasi, atau penurunan...

Pesanan dan Produksi Menurun, Ekspansi Manufaktur RI Makin Kendur

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada April masih...

Tiga Perusahaan Jajaki Kerjasama Pengembangan Teknologi Pengolahan Air di Kawasan Industri

Kementerian Perindustrian mempercepat penguatan infrastruktur pendukung industri, khususnya dalam...

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Berita Terkini