Sabtu, September 5, 2026
HomeApartmentVimala Hills Operasikan Hotel Bintang Lima Pullman di Kawasan Puncak Bogor

Vimala Hills Operasikan Hotel Bintang Lima Pullman di Kawasan Puncak Bogor

Kawasan vila dan resor Vimala Hills (100 ha) di kawasan Puncak, Ciawi, Gadog, Jawa Barat, besutan Agung Podomoro Land (APL) akan segera mengoperasikan fasilitas hotel bintang lima Pullman dalam waktu dekat. Untuk memperkenalkan kehadiran Pullman Ciawi Vimala Hills itu, APL dan Accor Hotels (operator Pullman) menggelar Pullman Fun Run sejauh 5 km di kawasan Vimala Hills.

Diikuti oleh lebih dari 1.000 orang, peserta Fun Run memulai lari dari lobi utama Pullman sejak pukul 6.30 pada Minggu (17/3/2019). “Kehadiran Pullman disamping untuk memenuhi kebutuhan akomodasi berkelas bintang lima di kawasan Puncak, juga untuk meningkatkan value kawasan Vimala Hills,” kata Zaldy Wihardja, Assistant Vice President Residential Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk, usai kegiatan Pullman Fun Run itu.

Hotel Pullman ketiga dari APL setelah di Jakarta dan Bandung ini terdiri dari 229 kamar, satu ballroom berkapasitas 1.300 orang, 4 kolam renang, dan 6 restoran. Berbeda dengan desain hotel Pullman di Jakarta yang bertema modern kontemporer, Pullman Ciawi dirancang desainer interior asal Thailand P49 bertema resor dengan batu-batu alami dan unsur kayu.

Di kawasan Vimala Hills, APL saat ini juga masih memasarkan sekitar 30 unit vila komersial siap huni tipe 2-5 kamar tidur seharga mulai dari Rp2 miliar/unit. Selain itu proyek terakhir yang dipasarkan bersebelahan lokasi dengan Pullman, adalah kondominium Vimala View terdiri dari 500 unit seharga mulai dari Rp1,1 miliar/unit tipe 1 KT 45 m2. Dalam setahun penjualan, diklaim sudah terserap 20 persen. Unit kondominium nantinya bisa dilengkapi dengan servis yang dioperatori jaringan Accor Hotels sesuai kebutuhan penghuni.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini