Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiBeda Gaya Desain Rumah Dulu Dengan Zaman Now

Beda Gaya Desain Rumah Dulu Dengan Zaman Now

Seiring perkembangan zaman, semua berubah termasuk desain rumah. Dulu rumah ukurannya besar-besar dengan perabotan (furnitur) yang juga besar dan cenderung berat. Seiring harga tanah yang makin mahal dan perubahan lifestyle penghuninya, ukuran rumah kian mengecil dan penggunaan aneka furnitur juga makin simpel.

Menurut Nuarista Edi Nugraha (Resto), Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), banyak lagi perubahan dan perkembangan terkait desain rumah yang tidak bisa dibandingkan secara tegas dulu dengan sekarang karena perubahan dan tuntutan zamannya juga berbeda.

“Kalau kita ingat, dulu orang beli sofa, meja makan, tempat tidur, itu awetnya luar biasa, belasan hingga puluhan tahun, kalau belum rusak tidak akan diganti. Sekarang perabotan di dalam rumah cepat sekali berganti. Jadi keawetan barang tidak jadi faktor utama lagi, karena sofa saja sekurangnya diganti cover-nya bisa enam bulan atau setahun sekali,” katanya kepada housingestate.id saat acara pembukaan pameran Home Design & Interior (Homedec) di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Di rumah-rumah modern sekarang hampir pasti ada yang selalu berganti secara periodik, baik sekadar penghias berupa aksesoris untuk pemanis interior maupun mengganti berbagai perabotannya. Yang juga sering berganti adalah penggunaan warna dinding dengan cat baru atau aplikasi wall cover.

Anggapan rumah yang nyaman itu harus besar, akhirnya juga bergeser dan berganti menjadi hunian kecil yang lebih intimated. Dulu berbagai perabot digunakan karena fungsinya, sekarang berbagai perangkat yang ada selain fungsi juga harus memerhatikan tampilan bahkan unsur hiburan bagi penggunanya.

“Dulu kita cari suasana baru itu di luar rumah, sekarang suasana di luar sering diterapkan di rumah. Misalnya, ada restoran atau kafe yang nyaman, suasana itu pengen juga ingin kita terapkan di rumah. Rumah dibuat supaya nyaman jadi tempat kongkow seperti di kafe atau lounge. Nanti kalau bosan diganti lagi desainnya. Pergeseran-pergeseran seperti ini yang banyak terjadi di rumah-rumah zaman sekarang,” jelas Resto.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini