HousingEstate, Jakarta - Pendemi telah menimbulkan resesi dan ketidakpastian situasi ekonomi yang berdampak pada semua sektor tak terkecuali penyaluran kredit properti seperti KPR/KPA. Banyak bank khawatir menyalurkan kredit, sementara konsumen tidak berani memintanya  karena cemas dengan fluktuasi bunganya.

Di tengah situasi itu, CIMB Niaga membuat terobosan dengan melansir KPR Xtra Pasti, yang  memberikan kepastian bunga kredit pemilikan rumah (KPR) kepada konsumen. Bunganya pun rendah, hanya 9,5 persen per tahun fixed (tetap) selama 10 tahun! Promo itu berlaku sama baik untuk KPR konvensional maupun syariah (iB).

“KPR Xtra Pasti sangat menguntungkan karena memberikan kepastian dan rasa aman kepada konsumen membeli rumah dalam situasi tidak pasti akibat saat pandemi ini,” kata Heintje Mogi, Mortgage & Indirect Auto Business Head CIMB Niaga, kepada housingestate.id, Senin (5/10/2020), saat memperkenalkan produk KPR baru CIMB Niaga itu.

KPR Xtra Pasti bisa dipakai untuk membeli rumah di proyek-proyek developer yang sudah bekerja sama dengan CIMB Niaga. “Ada 15 grup usaha developer ternama yang sudah bekerja sama dengan kita, seperti Ciputra Group, Sinar Mas Land, dan lain-lain. Plafon pembiayaan, persyaratan uang muka, dan lain-lain mengikuti regulasi dan kebijakan setiap developer. Tidak ada pembatasan nilai kredit. Berapapun nilai rumah yang dibeli di proyek-proyek developer itu, kami biayai,“ tuturnya.

Calon debitur juga tidak dibatasi. Dari manapun akan dibiayai, tidak terbatas hanya pada apartur pemerintah dan karyawan BUMN yang masih cukup bagus kinerjanya. Yang penting calon debitur mampu menunjukkan kemampuan mencicil. Promo KR Xtra Pasti CIMB Niaga ini berlaku hingga 31 Desember 2020.

Selain KPR Xtra Pasti, CIMB Niaga juga sudah lama punya produk KPR syariah yang menawarkan kepastian angsuran hingga pembiayaan lunas. Yaitu, KPR iB Fix dengan jangka waktu (tenor) pembiayaan hingga 15 tahun. “Jadi, kalau KPR Xtra Pasti (konvensional dan iB) bunga atau marginnya 9,5 persen per tahun fix 10 tahun, KPR iB Fix 10,5 persen fix 15 tahun,“ terang Heintje.