Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiJokowi Resmikan Dua Bandara Di Toraja dan NTT

Jokowi Resmikan Dua Bandara Di Toraja dan NTT

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandar Udara (Bandara) Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Sulewesi Selatan dan secara virtual juga meresmikan Bandara Pantar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi berharap kedua bandara ini bisa memberikan manfaat yang besar khususnya bagi pertumbuhan perekonomian di daerah.

“Semoga dua bandara ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan, dan memicu serta menghidupkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Dua bandara ini selalu saya tanya progresnya ke Menteri Perhubungan dan akhirnya bisa selesai dan dioperasikan,” ujar Jokowi seperti dikutip dari laman Sekretariat Negara (Setkab), Kamis (25/3).

Bandara Tana Toraja atau dikenal juga dengan Bandara Buntu Kunik memiliki landasan pacu sepanjang 2.000×30 m namun saat ini yang efektif digunakan adalah sepanjang 1.700 m. Bandara ini juga unik karena memotong tiga bukit sehingga runway-nya bisa dibangun sepanjang 2.000 m.

Pembangunan bandara ini memakan biaya hingga Rp800 miliar dan memiliki terminal penumpang dengan luas 1.152 m2 dan diharapkan bisa melayani 45 ribu penumpang setiap tahunnya. Jokowi juga berharap bandara ini bisa meningkatkan konektivitas dari Tana Toraja ke daerah lainnya dari sebelumnya Toraja ke Makassar butuh 9 jam menjadi hanya 50 menit.

Pertumbuhan lainnya yang diharapkan tentunya dari sektor pariwisata yang akan lebih mudah karena dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya bisa langsung mencapai kota ini. Beberapa kawasan wisata yang bisa dilihat yaitu negeri di atas angin, Kete Kesu, Pango-pango, dan lainnya.

Sementara Bandara Pantar di Kabupaten Alor, NTT, dibangun sejak tahun 2014 dan saat ini sudah bisa dioperasikan. Bandara ini juga berada di salah satu pulau terluar Indonesia yang memiliki landasan pacu sepanjang 900×30 m dan mampu menampung kapasitas 35 ribu penumpang setiap tahunnya.

“Ini juga merupakan bandara yang sangat penting karena kalau cuaca lewat jalur laut kurang bersahabat bisa menggunakan bandara ini. Semoga dua bandara yang baru diresmikan ini bisa berperan maksimal khususnya untuk meningkatkan konektivitas antar kawasan dan perekonomian masyarakat,” imbuh Jokowi.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini