Sabtu, Mei 9, 2026
HomeBerita PropertiRumah di Bawah Rp1 Miliar Paling Diminati di Serpong Jaya

Rumah di Bawah Rp1 Miliar Paling Diminati di Serpong Jaya

PT Jaya Real Property Tbk (JRP) menawarkan rumah kompak dua lantai tipe Nora 65/60 (28 unit) di klaster The Garden Serpong Jaya (32 ha) sejak Juli lalu. Harganya Rp900 jutaan saja per unit. Tipe Nora dilengkapi 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 carport, dan service area di bagian belakang. Semua rumah didukung jalan lingkungan selebar (RoW) 8 meter. Semua utilitasnya ditanam di dalam tanah.

Semua rumah tipe Nora dibangun berdekatan dengan gerbang utama Serpong Jaya yang berlokasi di Jalan Raya Puspitek, Pamulang, di kawasan pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan, tidak jauh dari BSD City dan Gading Serpong, sentra banyak kota baru berfasilitas komplit di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

Menurut Maulana Farizil Qudsi, Marketing Manager Serpong Jaya, melalui keterangan tertulis Selasa (15/8/2023), penawaran rumah menengah itu mendapat respon yang cukup bagus. “Paling banyak peminatnya (memang) rumah di bawah Rp1 miliar,” katanya. Serpong Jaya sendiri juga memasarkan hunian yang lebih premium seperti rumah di klaster The Hills (8.000 m2/36 unit) yang dilengkapi piranti smart home, seharga Rp1,5-1,8 miliar/unit.

Menurut Maulana, ada dua tipe konsumen rumah di Serpong Jaya. Yaitu, yang sensitif terhadap produk (product sensitivity) dan sensitif harga (price sensitivity). Yang product sensitivity berupaya mencari hunian dengan brand terbaik, sedangkan yang price sensitivity cenderung melihat harganya. “Serpong Jaya memenuhi dua kriteria itu. Rumah-rumahnya berkualitas, aksesnya bagus, fasilitas bisa nebeng kota-kota baru di Serpong, dan harga rumahnya masih terjangkau,” jelasnya.

Untuk akses misalnya, dari Serpong Jaya ke gerbang tol Serpong dan stasiun KRL Rawabuntu hanya sekitar 5 km. Karena akses tolnya makin banyak, seperti tol JORR 2 selain tol JORR Ulujami (Jakarta Selatan)-Kembangan (Jakarta Barat), konsumen Serpong Jaya tidak hanya dari Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, tapi juga dari Jakarta Barat.

“Dari Jakarta Barat, Serpong Jaya bisa diakses lewat exit tol BSD City-Jalan Raya Victor-Jalan Raya Puspitek. Sedangkan dari Jakarta Timur-Depok-Bogor, paling mudah dicapai melalui tol JORR 2 Serpong-Cinere,” ungkap Maulana. Sementara dari Jakarta Pusat paling efektif naik KRL dari stasiun Dukuh Atas atau Tanah Abang, turun di stasiun Rawabuntu. Dari stasiun ini ke Serpong Jaya hanya sekitar 5 menit dengan ojek online. “Banyak pembeli kami yang kesehariannya bekerja di Jakarta,” tukasnya.

Serpong Jaya yang dikembangkan sejak tahun 2013 sudah memasarkan 1.100 unit rumah. Sebanyak 1.071 unit sudah dibangun, sekitar 725 unit telah dihuni. Selain nebeng fasilitas lengkap berbagai kota baru di sekitarnya, Serpong Jaya sendiri dilengkapi fasilitas seperti taman jajan, minimarket, kafe, restoran cepat saji McDonald’s dan Pizza Hut, jogging track serta lapangan basket.

 

 

 

 

Berita Terkait

Ekonomi

Kredit Bermasalah Pinjol Masih Bertahan Tinggi

Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan...

Wamenkeu: Defisit Fiskal Tahun Ini Maksimal 2,9 Persen

Defisit fiskal atau kekurangan anggaran RI terancam melebar tahun...

BPS: Penduduk Indonesia Kini 284,67 Juta, 68,92 Persen Milenial, Gen Z, dan Post Gen Z

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan...

Menkeu: Kita Sudah Keluar dari Jebakan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Menteri Keuangan (Mnekeu) Purbaya Yudhi Sadewa sumringah, karena perekonomian...

Berita Terkini