Minggu, April 19, 2026
HomeBerita PropertiKonsumsi Listrik AC Midea Ini Diklaim Hanya Rp1.000-an per Jam

Konsumsi Listrik AC Midea Ini Diklaim Hanya Rp1.000-an per Jam

Ada banyak cara hemat menggunakan produk elektronik rumah tangga (home appliances) seperti AC rumah. Salah satunya dengan memilih produk AC hemat listrik.

Banyak produsen menawarkannya. Salah satunya Midea Electronics Indonesia melalui AC Split Inverter Series berkapasitas 1/2 PK. AC ini diklaim dilengkapi teknologi terbaru yang membuatnya lebih hemat listrik.

Menurut Antonius Widjaja, Head of Product Division Midea Electronics Indonesia, Midea menjawab kebutuhan konsumen rumah tangga di Indonesia terhadap AC yang tahan lama dan hemat listrik.

AC Midea Split Inverter dilengkapi fitur iECO Mode yang membuat AC tetap dingin selama 8 jam, dengan penggunaan listrik hanya 1,18 kWh setara Rp1.000-an per jam.

“Dengan waktu pemakaian harian yang sama, AC Midea Inverter lebih hemat dua kali lipat dibanding produk serupa yang biaya listriknya hingga 2,8 kWh,” kata Antonius saat peluncuran AC Midea Split Inverter Series di Jakarta Seprtember ini, seperti dikutip keterangan tertulis Midea.

Kinerja AC Midea Split Inverter juga didukung teknologi Inverter Quattro, yang dapat menyesuaikan kecepatan kerja kompresor pada unit outdoor-nya sehingga suhu ruangan menjadi lebih stabil.

Baca juga: Setelah Kulkas, TV, dan Mesin Cuci, Sharp Buka Pabrik AC

Antonius menjamin AC Midea Split Inverter tahan lama, karena dilapisi HyperGrapfins dan U Bend Coating. HyperGrapfins adalah lapisan atom karbon yang 12,5 kali lebih tahan korosi.

HyperGrapfins melapisi bagian konsendor pada unit outdoor yang menjaga ketahanan kisi-kisi pada kondensor dari korosi sampai dengan 20 tahun.

Sedangkan U Bend Coating adalah dua ujung evaporator yang dilapisi polimer ramah lingkungan, guna mencegah pipa tembaga tercemar dan terkorosi dari polutan udara. “Kami memberikan garansi lima tahun suku cadang dan 10 tahun kompresor untuk AC Inverter Midea,” ujar Antonius.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini