Minggu, Agustus 16, 2026
HomeNewsEkonomiKondisi Keuangan Konsumen Terkini: Cicilan Utang Naik, Tabungan Berkurang, Belanja Dibatasi

Kondisi Keuangan Konsumen Terkini: Cicilan Utang Naik, Tabungan Berkurang, Belanja Dibatasi

Survei Konsumen Bank Indonesia Juli 2026 yang dilansir awal pekan ini mengungkapkan, pada Juli 2026 rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang dipakai untuk belanja (average propensity to consume ratio) mencapai 72,7 persen, sedikit menurun dibandingkan Juni 2026 sebesar 73,0 persen.

Sementara proporsi pembayaran cicilan/utang (debt installment to income ratio) meningkat menjadi 10,5 persen, dibanding Juni 2026 sebesar 10,0 persen.

Sedangkan proporsi pendapatan konsumen yang ditabung (saving to income ratio) mencapai 16,8 persen, sedikit berkurang dibandingkan Juni 2026 sebesar 17,0 persen.

Baca juga: Juni Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Tergerus, Tapi Cicilan Utang Stabil

Proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi menurun pada kaum menengah bawah (kelompok pengeluaran Rp2,1-3 juta) dari 75,2 persen menjadi 73,5 persen, kaum menengah atas (pengeluaran Rp4,1-5 juta) dari 71,8 persen menjadi 71,3 persen, dan kaum atas (pengeluaran >Rp5 juta) dari 70,9 menjadi 69,0 persen. Sedangkan kaum bawah (pengeluaran Rp1-2 juta) dan menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta), konsumsinya meningkat.

Sementara porsi pendapatan untuk pembayaran cicilan utang, meningkat pada mayoritas kelompok pengeluaran, kecuali kaum bawah yang menurun dari 8,2 persen menjadi 7,9 persen pada Juli 2026.

Peningkatan tertinggi terjadi pada kaum atas, menengah atas, dan menengah bawah, dari 11,5 persen menjadi 13,0 persen, dari 11,4 persen menjadi 12,7 persen, dan dari 9,2 persen menjadi 10,3 persen.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini