Rabu, Agustus 19, 2026
HomeBerita PropertiPerkuat Bisnis, INPP Akuisisi Saham SDA

Perkuat Bisnis, INPP Akuisisi Saham SDA

Pengembang PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia), resmi mengumumkan aksi pengambilalihan (akuisisi) saham mayoritas atas PT Sangkara Daksa Adhigana (SDA). Langkah korporasi ini dilaporkan secara resmi dan ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan INPP Ispandiati Makmur.

Aksi pengambilalihan ini dilakukan dengan membeli seluruh porsi kepemilikan saham dari pemegang saham terdahulu SDA, yaitu PT Bawika Catra Paraduta (BCP) dan Rina Florensa Sitompul (RFS).

“Melalui transaksi ini, INPP bertindak langsung sebagai pembeli utama dengan menyerap 26.000 lembar saham SDA milik BCP seharga Rp26.000.000, serta menyerap 25.999 lembar saham milik RFS senilai Rp25.999.000,” ujar Ispandiati dikutip dari keterbukaan informasi Rabu (19/8).

Untuk melengkapi struktur transaksi corporate action tersebut, entitas anak usaha yang dikendalikan oleh Paradise Indonesia, yaitu PT Praba Kumala Sajati (PKS), turut mengambil alih satu lembar saham SDA tersisa milik RFS dengan nilai transaksi sebesar Rp1.000.

“Namun begitu sebelum akuisisi ini berlangsung, dari pihak manajemen INPP menegaskan bahwa Paradise Indonesia maupun anak usahanya PKS, tidak memiliki hubungan afiliasi sama sekali dengan SDA, BCP, maupun RFS,” imbuhnya.

Hasil dari rangkaian transaksi saham tersebut secara otomatis mengubah komposisi kepemilikan saham PT Sangkara Daksa Adhigana, di mana Paradise Indonesia kini menjadi pemegang saham pengendali utama dengan menguasai sebanyak 51.999 lembar saham atau setara 99,998 persen.

Baca juga: Semester II Paradise Indonesia Raih Laba Rp141,98 Miliar, 70 Persen Recurring Income

Sementara itu, sisa kepemilikan saham sebesar 0,002 persen atau satu lembar saham dipegang oleh PT Praba Kumala Sajati, sehingga total saham beredar SDA secara penuh sebanyak 52.000 lembar saham.

Ispandiati mengatakan, bahwa keputusan pengambilalihan SDA dirancang sebagai langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan kinerja di tengah ketatnya peta persaingan industri properti saat ini.

“Melalui transaksi ini diharapkan akan mampu mendukung pengembangan kegiatan usaha yang sedang berjalan sehingga dapat memberikan kontribusi dan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan bisnis perusahaan ke depan,” tandasnya.

Meskipun tergolong sebagai transaksi pengambilalihan kepemilikan secara menyeluruh, Paradise Indonesia memastikan bahwa transaksi ini tidak membawa dampak atau gangguan negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha (going concern) INPP. Hal tersebut dikarenakan besaran nilai transaksi pembelian saham SDA ini tergolong kecil dan tidak bersifat material bagi portofolio keuangan emiten.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini