28 Delegasi dari Sejumlah Negara Pelajari Pengembangan IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan Delegasi International Conference on Asia Pacific Planning Societies (ICAPPS) 2026 di Kantor Balai Kota Otorita IKN pekan ini. Kunjungan ini menjadi rangkaian agenda Panel Expert Discussion yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama Kemenko 3.
Kunjungan yang menghadirkan 28 delegasi ICAPPS 2026 dari sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik ini menjadi momentum untuk melihat langsung progres pembangunan Kawasan Nusantara, sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai perencanaan dan pembangunan kota berkelanjutan.
Basuki menyampaikan, bahwa kehadiran para delegasi diharapkan dapat memberi pemahaman lebih utuh mengenai visi besar yang melandasi pembangunan IKN.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya memberi kesempatan untuk melihat kemajuan pembangunan tetapi juga mendapatkan pengetahuan lebih dalam tentang visi, prinsip, dan aspirasi di balik pembangunan ini. Sekali lagi, saya sampaikan selamat datang di Nusantara,” ujarnya melalui siaran pers dikutip Minggu (23/8).
Agenda Panel Expert Discussion tersebut turut membahas pengalaman perencanaan kota dari sejumlah negara, mulai dari Tokyo Metropolitan Area, Kota Sejong, hingga praktik perencanaan kota di Taiwan. Forum ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan perencanaan dan perancangan IKN sebagai kota yang dikembangkan dengan prinsip forest city, sponge city, dan smart city.
Baca juga: Menengok Dampak Pembangunan IKN yang Bikin Ekonomi Kawasan Tumbuh Hampir 20 Persen
Salah satu pemapar sekaligus delegasi ICAPPS 2026 Kwan Ok Lee menyampaikan, kunjungannya ke Nusantara memberi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana konsep perencanaan kota diterjemahkan dalam pelaksanaan pembangunan.
“Rencana dan konsep ada di atas kertas tapi bagaimana melakukannya adalah cerita yang berbeda. Kita benar-benar membutuhkan pendanaan dan komponen praktis untuk melakukan rencana dan saya pikir yang paling penting adalah kepemimpinan dan bagaimana mengembangkan visi ambisius ini,” katanya.
Pandangan tersebut sejalan dengan penjelasan penggagas desain kawasan Nusantara, pendiri Urban+, sekaligus pemenang sayembara desain Ibu Kota Nusantara tahun 2019, Sibarani Sofian. Bagi Sibarani, rancangan Nusantara merupakan terobosan yang berangkat dari gagasan kota hijau, berkelanjutan, cerdas, dan transformatif.
“Kita harus percaya diri bahwa produk yang sudah kita buat dan kita rancang ini sebetulnya adalah suatu terobosan. Tentunya sesuatu hal yang baik dan bagus untuk menjadi contoh untuk kota-kota yang lain, karena kita berusaha melakukan kota yang sangat hijau, sangat sustainable, smart, dan juga transformatif. Jadi untuk teman-teman yang mendengar atau terlibat atau pengen tahu, cari tahu lebih banyak, kalau perlu datang ke sini, karena seeing is believing,” bebernya.
Baca juga: Gerak IKN Menjadi Forest City Melalui Konsep Rewelding
Otorita IKN berharap kunjungan dan diskusi bersama delegasi ICAPPS 2026 dapat memperkuat pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan negara-negara Asia Pasifik. Otorita IKN juga terus membuka ruang kolaborasi ke depan, mulai dari pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran gagasan, peluang dunia usaha, hingga kerja sama lintas disiplin dalam pembangunan Nusantara.