Kamis, September 10, 2026
HomeNewsEkonomiSemua Warga Ber-KTP Akan Dibuatkan Rekening Bank, Total Sekitar 200 Juta Warga

Semua Warga Ber-KTP Akan Dibuatkan Rekening Bank, Total Sekitar 200 Juta Warga

Pemerintah menargetkan program pembuatan rekening bank menyasar sekitar 200 juta penduduk yang sudah ber-KTP. Untuk itu pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliunan, guna mengisi saldo awal senilai Rp50.000 per rekening.

Hal itu dinyatakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada pers di Istana Kepresidenan, Rabu (9/9/2026). “Dananya dari APBN. Total kalau 200 juta penduduk, kira-kira 600 juta (dolar AS) atau sekitar Rp11 triliunan,” katanya.

Saat ini pemerintah masih membahas mekanisme dan tahapan pelaksanaan program tersebut, dengan target bisa dimulai sebelum akhir 2026 atau awal 2027.

Pelaksanaan program yang diperintahkan Presiden Prabowo Subianto ini, akan dilakukan secara bertahap, tidak langsung untuk seluruh penduduk ber-KTP.

Yang jelas, penduduk usia 17 tahun yang sudah berhak mendapat KTP, secara otomatis akan dibuatkan rekening bank. Saat ini Bank BRI dan BSI diminta menjadi bank yang menyiapkan rekening untuk sekitar 200 juta warga ber-KTP tersebut.

Pemerintah akan bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, membahas mekanisme pelaksanaan program. Sedangkan data penduduk yang akan dibukakan rekening, disediakan Kemendegari cq Ditjen Dukcapil.

Baca juga: Warga 17 Tahun yang Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening Bank, Saldo Awal Rp50.000 Diisi Pemerintah

Menko Airlangga mengungkapkan, program pembukaan rekening bagi 200 juta warga ini, tidak hanya menyasar warga yang belum memiliki rekening, tapi juga mempertimbangkan konsolidasi rekening yang sudah dimiliki warga untuk berbagai program pemerintah.

“Rekening ini kan untuk berbagai program pemerintah. Jadi, nanti dikonsolidasi di BRI dan BSI. Yang punya multiple account nanti kita lihat,” ujarnya.

Apakah itu berarti warga yang sudah memiliki rekening bank, tetap akan mendapatkan rekening dari pemerintah?

“Tetep dapet juga,” jawab Airlangga seperti dikutip detikcom. Mekanisme pembukaan rekening bagi warga yang yang sudah punya rekening bank itu, juga masih akan dibahas pemerintah.

Baca juga: Supaya Penyaluran Bantuan Lebih Efektif, Presiden Minta Masyarakat Punya Rekening, BRI dan BSI Diminta Siapkan

Pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta warga itu, terutama untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bansos, selain meningkatkan inklusi keuangan.

Melalui rekening tersebut, penyaluran program-program perlindungan sosial (perlinsos) bisa ditransfer langsung kepada penerima manfaat, tidak harus berupa bantuan barang seperti saat ini, sehingga bisa lebih tepat sasaran.

Karena itu pada tahap awal program pembukaan rekening oleh pemerintah ini, akan diprioritaskan bagi warga termiskin, selain warga yang sudah berusia 17 tahun yang secara otomatis mendapat rekening saat mengurus KTP pertamanya.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini