Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiAda Tanto di Balik Hanson

Ada Tanto di Balik Hanson

Di industri properti nasional nama Tanto Kurniawan sudah tidak asing lagi. Orang ini sudah puluhan tahun menggeluti bisnis property. Tanto adalah anak didik begawan properti Ciputra dan pernah menduduki kursi direktur utama PT Jaya Real Property Tbk, pengembang perumahan Bintaro Jaya (2.300 ha) di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Tanto Kurniawan
Tanto Kurniawan

Beberapa tahun kemudian setelah lepas dari Bintaro Jaya, Tanto menukangi Paramount Serpong (Paramount Land) dengan menjabat direktur utama di perusahaan itu. Dari sini ia direkrut PT Grahabuana Cikarang (Jababeka Bekasi). Ia didapuk  menjadi adviser untuk pengembangan Jababeka Residence, kawasan perumahan di Jababeka yang membidik segmen menengah atas.

Kini nama Tanto muncul sebagai komisaris PT Mandiri Mega Jaya, pengembang Serpong Kencana (47 ha). PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) adalah anak usaha Hanson International Tbk, pengembang Maja Raya (2.400 ha) di Maja, Lebak, Banten, dan Millennium City (1.000 ha) di Parung Panjang, Bogor.

Dalam situs resmi Hanson International Tbk (Hanson Land) tidak disebutkan secara tegas apakah MMJ langsung mengontrol dua proyek properti raksasa Hanson atau tidak. Tapi dalam skema bisnis Hanson yang memiliki tiga lini usaha (properti, pertambangan, perminyakan), MMJ diposisikan sebagai sub holding properti. Jika demikian Tanto tampaknya diperlukan keahliannya untuk pengembangan dua proyek kota baru Hanson Land.

Tanto punya kemampuan itu mengingat pengalamannya yang cukup panjang di Bintaro Jaya dan Paramount Serpong. Tanto akan jadi partner Benny Tjokrosaputro, CEO Hanson International Tbk, yang juga pengalaman panjang di industri properti. Benny adalah sosok di balik pengembangan perumahan Solo Baru (400 ha) tahun 1984, proyek skala besar pertama Hanson Land.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini