Sekarang Ajukan KPR Subsidi Pakai Tapera Mobile, Bukan SiKasep Lagi
Aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tahun 2019.
Tujuannya memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencari hunian subsidi secara online, mengajukan KPR subsidi ke bank, dan memantau status pengajuannya secara real time.
SiKasep terhubung dengan aplikasi SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) yang menghimpun ketersediaan stok rumah subsidi.
Setelah pengelolaan dana subsidi perumahan dengan skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dialihkan dari PPDPP ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat pada akhir 2021, maka aplikasi SiKasep dan SiKumbang pun dikelola BP Tapera sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP).
Mulai 13 April 2026, BP Tapera resmi mengalihkan layanan SiKasep ke aplikasi baru Tapera Mobile, sehingga otomatis aplikasi SiKasep tidak bisa lagi digunakan lagi oleh MBR untuk membeli rumah subsidi.
“Kehadiran Tapera Mobile makin mendekatkan pembiayaan perumahan kepada MBR yang tersebar di seluruh Indonesia. Cukup dalam satu genggaman, pembiayaan perumahan sudah bisa dilakukan,” kata Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho melalui keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Komisioner Tapera: Demand Rumah Subsidi Tinggi, Tapi Suplai Kurang
Bagi MBR dengan penghasilan tertentu berdasarkan zona, bisa mendapatkan rumah pertama melalui fasilitas KPR FLPP atau pembiayaan Dana Tapera sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengajuan pembiayaan pembelian rumah subsidi dengan KPR FLPP, dapat dilakukan kapan saja. Sedangkan pembiayaan dengan Dana Tapera dapat diajukan kapan pun selama masih tersedia dana pembiayaannya.
Hingga 13 April 2026, Heru menyebutkan, BP Tapera sudah menyalurkan dana FLPP untuk 50.021 unit rumah subsidi senilai Rp6,22 triliun, yang tersebar di 33 provinsi dan 364 kab/kota.
“Jadi, saat ini serapan dana FLPP baru 14,29 persen dari target 350 ribu rumah tahun ini. Ayo manfaatkan kesempatan memiliki rumah pertama bersama BP Tapera,” kata Komisioner Heru.
Baca juga: Setelah SiKasep Dan SiKumbang, PPDPP Akan Luncurkan Aplikasi SiPetruk
Cara ajukan KPR subsidi melalui Tapera Mobile
Pertama-tama calon debitur alias MBR mengunduh aplikasi Tapera Mobile melalui Google Play Store dan Appstore, dilanjutkan dengan membuat akun pada fitur yang disediakan di aplikasi.
Tahapan pembuatan akun: masukan NIK, dan berikan centang pada “Saya telah memahami dan menyetujui persyaratan dan ketentuan yang berlaku”, kemudian pilih ‘buat akun sekarang’, lalu pilih kotak “Mengerti”.
Aplikasi Tapera Mobile selanjutnya akan meminta foto Anda. Pilih ambil selfie bersama KTP pada area obyek gambar yang disediakan.
Selanjutnya foto KTP, tempatkan pada area obyek gambar yang disediakan. Secara otomatis, data KTP calon debitur akan mengisi field-field isi pada identitas diri. Lakukan validasi dan edit jika masih ada data yang belum sesuai.
Jika semua data sudah sesuai, klik tombol “simpan data”, dan pastikan sudah melakukan verifikasi wajah pada area obyek gambar yang ditentukan.
Berikutnya, aplikasi akan meminta calon debitur melakukan verifikasi “Gerakan wajah sesuai petunjuk yang diberikan”. Masukan nomor ponsel serta buat kata sandi. Pastikan kata sandi terdiri dari kombinasi angka, karakter dan huruf.
Selanjutnya, masukan 6 digit kode OTP yang diterima melalui SMS untuk verifikasi nomor HP yang digunakan. Aplikasi akan melakukan verifikasi nomor HP calon debitur, dan calon debitur akan menerima konfirmasi registrasi akun digital berhasil.
Terakhir tekan tombol “Lanjutkan”. Pada tahap ini calon debitur dapat mencari rumah idaman berdasarkan filter pencarian rumah yang disediakan. Pelajari detil rumah yang dipilih. Jika telah sesuai, klik tombol “Ajukan KPR”.
Baca juga: Dengan SiKasep Data Kebutuhan Rumah Subsidi Lebih Transparan
Setelah isian data form pengajuan KPR terisi, klik tombol “Subsidi Checking – Cek Sekarang”. Lolos subsidi checking, plih bank penyalur dan tanggal janji temu, lalu klik tombol “Ajukan Sekarang”.
Bila konfirmasi pengajuan berhasil, klik tombol “Lacak Status” untuk update status pengajuan pembiayaan calon debitur di bank. Untuk masuk kembali ke aplikasi Tapera Mobile, tinggal login dan mengisi kata sandi atau password.
Terdapat 5 tahap proses pembiayaan di bank, yaitu pengajuan pembiayaan, follow up, SP3K, layak huni dan Akad.
“Setelah bertemu dengan tim sales bank (yang dipilih), calon debitur dapat memantau proses pengajuan KPR secara mandiri. Jika masih bingung dengan alurnya, bisa buka informasi terkait Tapera Mobile di website tapera.go.id,” terang Komisioner BP Tapera.