Senin, Juni 15, 2026
HomeGaya HidupInspirasiSekolah TK Ini Memanfaatkan Pesawat Bekas

Sekolah TK Ini Memanfaatkan Pesawat Bekas

Taman kanak-kanak (TK) ini sangat tidak biasa dan lain dari yang lain. Ruangan TK ini bukan berupa bangunan gedung atau rumah melainkan dari sebuah pesawat terbang. Gagasan ini berasal dari Gari Chapidze, Kepala Sekolah TK. Ia membeli sebuah pesawat Yakovlev 42 yang sudah tidak terpakai dari bandara Tbilisi, Georgia. Pesawat itu kemudian diubah menjadi kelas untuk belajar dan bermainnya untuk anak-anak.

Upcycled-Airplane-Kindergarten-in-Georgia-5

Pesawat tersebut diangkut ke lokasi sekolah di Rustavi, lokasi lain di Georgia. Untuk mengubah pesawat tersebut menjadi tempat bermain belajar mengajar anak-anak TK dibutuhkan waktu beberapa bulan. Kursi pesawat copot dan diganti dengan meja kursi anak. Kokpit sengaja tidak dibuang agar anak-anak dapat bermain di sana. Mereka dapat bermain dengan haedphone dan intercom, serta melihat pemandangan dari dalam pesawat seolah pesawat sedang terbang dan mereka kendalikan.

Ruangan kelas pesawat ini hanya memuat 20 siswa, sementara peminatnya cukup banyak. Karena itu daftar tunggunya cukup panjang.  Motivasi Chapidze membuat ruang kelas dari pesawat ini selain unik juga merangsang  anak-anak agar tertarik  pada teknologi modern.

Upcycled-Airplane-Kindergarten-in-Georgia-5 (2) Upcycled-Airplane-Kindergarten-in-Georgia-5 (3) Upcycled-Airplane-Kindergarten-in-Georgia-5 (4) Upcycled-Airplane-Kindergarten-in-Georgia-5 (5)

Sumber : inhabitat.com

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Perintah Menteri Rosan: Sampaikan Kepada Publik Senin Besok Kondisi Investasi RI Sesuai Fakta

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM...

Mei Masyarakat Banyak Belanja dan Kuras Tabungan, Cicilan Utang Meningkat

Pada Mei 2026, rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang dipakai...

Merosot Optimisme Kaum Menengah Atas Terhadap Prospek Penghasilannya

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini...

Berita Terkini