Minggu, Juni 21, 2026
HomeBerita PropertiProperti Seken Tekan Penjualan Pengembang

Properti Seken Tekan Penjualan Pengembang

Properti seken menjadi ancaman dan menekan penjualan rumah baru dari pengembang. Kalangan pengembang menuding keadaan ini salah satunya disebabkan oleh tindakan pemerintah yang tidak propasar.

Ilustrasi
Ilustrasi

“Harus jujur kita katakan properti seken ini telah mengancam penjualan properti prime. Inilah salah satu efek dari regulasi pemerintah di tahun 2015 yang sangat tidak menguntungkan bagi inudustri properti tanah air, sekarang kita susah jualan,” ujar Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, di Bekasi, Selasa (20/10).

Banyak konsumen, lanjut Adrianto, membeli properti saat launching untuk mendapatkan harga perdana yang lebih murah. Nanti dua tahun kemudian saat propertinya  sudah selesai dibangun oleh pemiliknya dijual dengan keuntungan mencapai 50 persen. Sekarang situasinya berbeda karena pemilik kapital  banyak yang menahan diri dan lebih memilih pasar seken yang lebih fleksibel.

“Pasar kita itu selain end user juga investor, dengaan situasi seperti ini motivasi kalangan investor beralih ke rumah seken. Untuk properti tipe tertentu, ceruk pasar end user-nya justru lebih kecil dibandingkan investor. Kemudian pelemahan rupiah juga membuat orang lebih memilih properti seken, tahan sebentar dijual lagi pasti dapat gain,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Presiden Minta Bank-Bank Milik Negara Jangan Cuma Cari Untung

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran komisaris dan...

Presiden Perintah Menteri Rosan: Sampaikan Kepada Publik Senin Besok Kondisi Investasi RI Sesuai Fakta

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM...

Mei Masyarakat Banyak Belanja dan Kuras Tabungan, Cicilan Utang Meningkat

Pada Mei 2026, rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang dipakai...

Berita Terkini