Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiJalan  TB Simatupang Akan Dilebarkan

Jalan  TB Simatupang Akan Dilebarkan

Pemprov DKI Jakarta rencananya akan melebarkan koridor Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, dari dua menjadi tiga lajur. Peningkatan kapasitas jalan ini untuk mendukung pertumbuhan bisnis di koridor tersebut yang kini banyak berdiri gedung-gedung perkantoran (high rise building) dan apartemen. “Koridor ini (TB Simatupang) sekarang berkembang pesat, ada pergeseran (dari sebelumnya) berkantor di Jl Jend Sudirman – Thamrin ke TB Simatupang. Karena itu diperlukan pelebaran jalan,” ujar Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi , saat menghadiri acara groundbreaking apartemen Branz Simatupang di Jl TB Simatupang di Jakarta, akhir pekan lalu.

Kawasan TB Simatupang

Menurut Tri, Jl TB Simatupang akan dilebarkan dari dua menjadi tiga lajur. Pada kesempatan itu ia meminta kalangan pengembang taat pada aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Terhadap proyek-proyek properti yang tidak mengindahkan aturan main yang berlaku pemprov akan melakukan penertiban dan tindakan tegas. Apabila pengembangnya bandel pemerintah tidak segan melalukan teguran, penyegelan, bahkan pembongkaran.

Peringatan itu disampaikan karena ada sejumlah pengembang  menabrak aturan yang berlaku. Ia menyebut di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, ada pengembang yang mengajukan izin groundbreaking ternyata pondasinya sudah selesai dibangun. Pondasi tersebut pada akhirnya dibongkar. Selain itu Pemprov DKI juga menyegel Gedung Ratu Prabu 3 yang baru akan dibangun karena masalah yang sama.

Penegakan aturan itu penting karena koridor TB Simatupang semakin berkembang menjadi kawasan perkantoran dan pengembangan apartemen. Sebelum membangun pengembang harus sudah mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Tri mensinyalir ada sejumlah proyek melanggar koefisienn lantai bangunan (KLB) dan  garis sempadan bangunan (GSB).

“Saya ingin mengajak kita semua khususnya kalangan pengembang untuk bisa menjaga kelestarian lingkungan dengan memenuhi seluruh persyaratan perizinan yang sudah ditetapkan. Jadikan proyek yang dibangun menjadi nilai tambah untuk masyarakat, jadi keberadaan kita bukannya malah merusak lingkungan,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini