Proyek Apartemen Jadi Tumpuan Kontraktor
Kendati sektor properti dalam tiga tahun terakhir mengalami kemerosotan di kota-kota yang sedang bertumbuh pembangunan properti khususnya apartemen masih cukup semarak. Di Jabodetabek, Karawang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Palembang pembangunan highrise building masih lumayan menggeliat.

Agus Budiarto, President Director PT Pakubumi Semesta, perusahaan pondasi dan substruktur kontraktor, menyebutkan, di beberapa kota itu perusahaannya mendapat banyak order untuk pekerjaan pondasi apartemen dan gedung perkantoran.
“Industri properti yang turun itu hanya di daerah-daerah yang lokasinya tidak mendukung, tapi di lokasi bagus proyeknya terus berkembang. Kami juga mencatatkan tren yang cukup baik. Tahun. 2014 omset kami naik 37 persen, 2015 naik 15 persen, tahun ini pun kami optimistis akan naik hingga 30 persen,” ujarnya kepada housing-estate.com di sela-sela penandatanganan proyek pondasi Synthesis Residence Kemang, Jakarta Selatan, Senin (2/5).
Proyek Pakubumi sekitar 40 persen untuk pembuatan pondasi highrise building, selebihnya infrastruktur seperti proyek LRT, jalan tol, irigasi, flyover-underpass, irigasi, pembangkit listrik, dan lainnya. Sebagian besar (80 persen) lokasinya di Pulau Jawa. Beberapa proyeknya merupakan proyek prioritas pemerintah seperti LRT Cawang-Cibubur, jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), proyek Wisma Atlet di Jakarta dan Palembang. Beberapa proyek tersebut harus diselesaikan sebelum tahun 2018.
“Yang pasti sepanjang tahun 2016 ini kami masih akan sibuk dengan banyaknya proyek yang harus dikerjakan seperti proyek dari pemerintah yang timeline-nya sangat ketat maupun pekerjaan proyek apartemen. Jadi sektor properti bagi kami masih sangat baik,” pungkasnya.