Minggu, September 20, 2026
HomeBerita PropertiPerumahan Muslim Berkembang di Depok

Perumahan Muslim Berkembang di Depok

Pemasaran perumahan dengan sistem syariah mulai berkembang di sejumlah daerah. Di Depok, Jawa Barat, respon konsumen khususnya kalangan muslim cukup positif. Tren inilah yang ditangkap pengembang dengan menawarkan system ini. Salah satunya PT Orchid Realty (OR)  dengan mengembangkan perumahan Orchid Residence dan Cordova Residence. Rumah yang dikembangkan tipe 36, 45, 60, hingga 70 m2 seharga mulai Rp400 jutaan.

Cordova Residence
Cordova Residence

“Kami berinvestasi sekitar Rp100 miliar untuk Cordova Residence di Depok dan Rp27 miliar di Orchid Residence Cilebut. Potensi perumahan syariah di Depok dan sekitarnya cukup potensial seiring banyaknya konsumen kalangan muslim yang mencari hunian dengan fasilitas religius dan cara pembayaran sistem syariah,” ujar Mujahid, Direktur Utama OR di Depok, Senin (20/6).

Untuk membeli rumah ini konsumen bisa menggunakan fasilitas pembiayaan KPR syariah. Uang mukanya 10 persen bisa dicicil hingga 1 tahun. Mujahid mengatakan ke depan pihak juga akan mengembangkan apartemen. Lokasinya akan dipilih di kawasan penyangga Jakarta karena kebutuhan hunian di lokasi-lokasi seperti itu sangat besar dan terus meningkat.

Orchid Residence (4,8 ha) yang dikembangkan di Cilebut, Bogor, terdiri 296 unit rumah. Sementara Cordova Residence mencakup 500 unit dikembangkan di area seluas 9,5 ha. Kedua perumahan ini sudah mulai dibangun dan ditargetkan bulan Oktober tahun depan sudah bisa diserahterimakan.

Kedua perumahan itu dilengkapi masjid yang akan dijadikan pusat kegiatan ibadah dan tempat silaturahmi warga. Sesuai dengan konsep islami yang dikembangkan konsumennya dibatasi hanya yang  beragama Islam.  Konsep syariah yang akan diwujudkan difokuskan  pada tiga hal, yaitu relasi antar manusia, lingkungan, dan transaksi.

Untuk memasarkan produknya pengembang menyasar komunitas muslim dan kelompok-kelompok pengajian. Lingkungan yang ingin dibangun di perumahan islami adalah saling gotong royong dan silaturhami. Para penghuni bisa menitipkan rumah dan menitipkan anak kepada warga lainnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Jaga Kecukupan Likuiditas, Kemenkeu Lanjutkan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Perbankan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran...

Menkeu: Agustus 2026 Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen, Utang on Track, Defisit Terjaga

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, kinerja Anggaran Pendapatan...

Menkeu Suahasil Klaim Ekonomi Indonesia Sangat Tangguh

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyatakan, perekonomian Indonesia tetap...

Konsumen Tingkatkan Belanja, Kurangi Tabungan. Akankah Berlanjut?

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan lalu mengungkapkan,...

Berita Terkini