Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiMudik Lewat Jalur Selatan Jawa Banyak Tempat Wisatanya

Mudik Lewat Jalur Selatan Jawa Banyak Tempat Wisatanya

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) memastikan jalur mudik Lebaran tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu dengan kemantapan kondisi jalan tol dan non tol di Pulau Jawa diklaim mencapai 90 persen. Para pemudik juga diarahkan mengambil jalur alternatif seperti pantai selatan yang kondisinya saat ini sangat baik, tidak hanya jalur utara.

Menurut Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Kemenpupera Hedy Rahadian, jalur lintas pantai selatan Jawa disebut juga sebagai scenic road atau jalur wisata karena kondisi jalannya yang sangat baik dan banyaknya tempat wisata di sepanjang koridor pantai selatan yang melintasi beberapa provinsi.

“Jalan pantai selatan memiliki panjang 1.405 km yang dibangun menyusuri garis tepi pantai selatan. Jalur ini melintasi mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Di sepanjang trase jalannya ada begitu banyak obyek wisata,” katanya melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com, Senin (21/5/2018).

Misalnya di jalur selatan itu ada pantai Santolo di Garut, pantai Pangandaran di Kabupaten Ciamis, pantai Teluk Penyu di Cilacap, pantai Parangtritis di Yogyakarta, pantai Soge di Pacitan, dan pantai Tiga Warna di Malang. Sambil mudik objek wisata itu bisa dimanfaatkan untuk liburan keluarga dengan banyaknya tempat kamping dan berbagai fasilitas lain di lokasi.

Selain wisata pantai, di sepanjang jalur selatan juga banyak hamparan sawah yang akan sangat menarik sebagai objek visual. Tempat penginapan, restoran, dan fasilitas lain di jalur selatan juga sudah lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga memudahkan pengguna jalan untuk beristirahat.

“Jalur selatan Jawa kami upayakan secara serius supaya jadi koridor alternatif yang lebih baik. Kami himbau pemudik menggunakan alternatif melalui jalur selatan, terlebih pemerintah sudah menetapkan libur Lebaran tahun ini lebih panjang sehingga bisa dimanfaatkan juga untuk berekreasi,” kata Hedy.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini