HousingEstate, Jakarta - Bagi warga Semarang Raya (Kota Semarang, Kabupaten Semarang,Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak) yang sedang mencari rumah murah berkualitas baik datanglah ke kantor Marketing PT Brayo Cipta Sejahtera di Jl Tampingan (seberang SPBU Tampingan), Boja, Kabupaten Kendal. Perusahaan developer yang dipimpin oleh Sugiyatno ini sejak berdiri tahun 2017 terus mengembangkan perumahan-perumahan bersubsidi. Penjualannya laris manis. Hingga triwulan pertama 2020 sudah lebih dari 1,500 unit rumah yang terjual di enam perumahannya.

Sugiyatno Dirut PT Brayo Cipta Sejahtera dan Ketua DPD HIMPERRA Jawa Tengah

Keenam perumahan itu adalah Puri Wahana Asri di desa Kertisari Brayo (Kendal), Puri Indah Boja di Desa Boja (Kendal), Puri Indah Tampingan 1 dan 2 di Desa Tampingan (Kendal), Puri Indah Butuh di Desa Butuh (Semarang), dan Green Ambarawa Residance di Ambarawa (Semarang). Khusus untuk proyek di Ambarawa, Sugiyatno bekerjasama dengan Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat).

Salah satu faktor yang membuat penjualannya kencang adalah kualitas pengembangan rumah dan spesifikasi bangunannya yang bagus. Misalnya, pondasi plat beton, dinding bata merah diplaster, diaci, dan finishing memakai cat tembok, atap genteng beton, rangka atap baja ringan, plafon eternit dengan rangka kayu, pelapis lantai keramik 40 x 40 putih polos, pintu dan jendela dari kayu Kalimantan oven produksi pabrik.

Kemudian faktor lainnya yang bikin laris adalah lokasi. Keenam perumahan itu mudah dijangkau dari pusat Kota Semarang, dekat dengan zona industri atau pun kawasan industri. Contoh perumahan-perumahan yang ada di Boja, cocok untuk hunian mereka yang beraktivitas di tengah kota karena tidak jauh dari terminal bus Trans Semarang di Mejen. Dari perumahan ke terminal dapat ditempuh sekitar 10 menit naik sepeda motor. Sementara perumahan di Butuh, Ungaran, di sekitarnya banyak industri. Karenanya diminati para pekerja industri.

 

Masih dipasarkan

Saat ini rumah bersubsidi yang dipasarkan ada di dua perumahan, yaitu di Puri Indah Tampingan 2 dan di Puri Indah Butuh. Hanya di Puri Indah Tampingan 2 unit yang masih dipasarkan sudah sangat terbatas. Dari 200 unit yang dikembangkan, sudah terjual 190 unit. Rumah tipe 27/60 dijual Rp130 juta. “Tahun depan kami akan menambah dua hektar lagi. Sekarang sedang mengurus perizinannya. Jadi akan ada suplai lagi sekitar 190 unit. Seluruhnya rumah bersubsidi,” kata Bapak satu anak yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan (HIMPERRA) Jawa Tengah ini.

Sementara rumah yang dipasarkan di Puri Indah Butuh masih cukup banyak. Dari 290 unit yang tersedia terjual 150 unit. Jadi masih ada 140 unit lagi. Rumah tipe 27/60 dijual Rp130 juta. Tersedia pula rumah non subsidi alias rumah komersial. Tipe 36/72 dijual Rp205 juta. “Ada 40 unit,” kata Sugi.

 

Rumah komersial

Rumah komersial lainnya dipasarkan di Griya Rafada melalui PT Rafada Putra Mahkota. Lokasinya di Tengaran, Ungaran, Kabupaten Semarang. Di sini ada 90 unit yang dipasarkan dengan menyediakan dua pilihan, yaitu tipe 30/60 dan 30/72 harga mulai Rp190 juta.

Ketiga perumahan tersebut dipasarkan di 2020. Kemudian untuk 2021 Sugiyatno telah menyiapkan dua proyek. Pertama, seperti telah disebutkan di atas merupakan perluasan dari Puri Indah Tampingan 2 seluas 2 ha (180 unit), dan satu proyek baru seluas 5 ha di Butuh, Tengaran, Kabupaten Semarang, dengan jumlah rumah kurang lebih 450 unit. Seluruhnya merupakan rumah bersubsidi. “Semoga jumlah proyek dan luas lahan yang kami kembangkan naik terus sehingga bisa bermanfaat untuk orang banyak,” katanya.

Keterangan lebih lanjut :
Puri Indah Butuh, Blok A-02,
Dusun Pongge, Desa Butuh,
Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Tlp. 082329026675

close
GRATIS | Majalah HousingEstate