HousingEstate, Jakarta - Sebuah bangunan rumah memiliki banyak material yang diaplikasikan untuk keamanan dan kenyamanan seluruh penghuni. Salah satunya ubin. Ubin yang juga kerap disebut tegel, penggunaannya bisa untuk pelapis lantai atau dinding kamar mandi, ruang tamu, dapur, kamar tidur, teras, dan sebagainya.

Karena fungsi penting ubin untuk melindungi permukaan dan mempercantik rumah, maka aplikasinya harus diperhatikan. Sering kali bagian ubin bermasalah; pecah, menggelembung, terangkat, retak, ataupun kopong. Dari sekian ragam kasus itu yang banyak terjadi lantai terangkat atau popping, jika terinjak rentan pecah.

Ada beberapa penyebab terkait permasalahan ubin ini. Diantaranya, kandung perekat semen yang telah dicampur dengan semen, pasir, dan air mengalami penyusutan. Campuran perekat tidak merata sehingga ada bagian lantai yang kosong dan terdapat udara yang terjebak yang akan mengalami pemuaian dan mendorong ubin ke atas.

Beban berat pada lantai yang membuat salah satu bagian ubin lebih turun juga merupakan kasus lain yang sering terjadi pada ubin. Pergerakan mirko akibat dampak rumah berada di pinggir jalan atau dekat rel kereta juga rentan memengaruhi bagian-bagian bangunan mudah rusak, termasuk ubin. Faktor lain yang dapat membuat kerusakan ubin yaitu pemilihan bahan maupun aplikasi yang kurang tepat.

Untuk menyelesaikan berbagai masalah kerusakan ubin tersebut Aquaproof menghadirkan produk perekat ubin Superfix yang diklaim bisa merekatkan lebih kuat dibandingkan semen biasa maupun semen instan. Produk Superfix ini juga cocok digunakan untuk ubin keramik, marmer, porselen, maupun homogeneous tile.

“Produk ini juga cocok digunakan untuk aplikasi di dalam (interior) maupun luar (eksterior) ruangan. Tukang maupun pemilik rumah tidak perlu lagi repot mencari bahan perekat ubin karena Superfix ini bersungsi untuk segala jenis ubin,” ujar Handi Wijaya, Product Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia, sole agent produk Aquaproof, dalam siaran pers yang diterbitkan Senin (11/7).

Superfix diformulasikan dengan Thin Set Technology sehingga cukup mengaplikasikan lapisan tipis setebal 2-3 mm sudah bisa merekatkan ubin jauh lebih kuat. Selain itu produk ini juga sangat cocok untuk pengerjaan keramik di atas keramik (tile on tile) tanpa membongkar keramik lama sehingga renovasi menjadi lebih mudah dan cepat.

Adapun tip maupun cara mudah pengaplikasian produk ini, bersihkan permukaan yang akan dilapisi dari lumut, jamur, minyak dan kotoran lain. Tuangkan Superfix ke dalam air bersih dengan perbandingan 5:1 antara Superfix dan air kemudian aduk sampai rata hingga
berbentuk pasta dan tidak ada lagi gumpalan. Segera gunakan campuran ini tidak lebih dari waktu tiga jam.

Kemudian oleskan pasta Superfix dengan scrape atau trowel yang bergerigi ke lantai atau dinding yang akan dilapisi keramik baru. Gunakan trowel dengan ukuran gigi 6×6 mm hingga 10×10 mm. Setiap kali pelapisan, luas olesan pasta maksimal 1 m2 untuk menghindari pasta mongering sebelum keramik ditempelkan.

Tempelkan keramik pada lapisan Superfix maksimal 10 menit sejak dioleskan. Tekan secara perlahan dan ketuk-ketuk dengan palu supaya lapisan pasta merata di seluruh permukaan. Setelah 24 jam lakukan pengisian nat dengan Supergrout A+. Campurann Supergrout A+ 3:1 dengan air dan masukan ke dalam nat menggunakan roskam karet. Selanjutanya bersihkan sisa Supergrout A+ dengan lap basah.