Jumat, Agustus 7, 2026
HomeBerita PropertiAgar Data Perumahan Lebih Valid, Kementerian PKP Luncurkan RumahQu

Agar Data Perumahan Lebih Valid, Kementerian PKP Luncurkan RumahQu

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meluncurkan platform RumahQu, sebagai bagian dari upaya mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang sehat, layak, dan terjangkau, awal pekan ini (23/12/2024).

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Haryo Bekti Martoyoedo melalui keterangan tertulis Bagian Komunikasi Publik Kementerian PKP menyatakan, RumahQu dirancang sebagai platform sinergi untuk meningkatkan efektivitas pendataan dan pengelolaan program perumahan secara nasional.

Dengan digitalisasi data melalui platform RumahQu, diharapkan program perumahan dapat dikelola dengan lebih tepat sasaran.

Haryo mengatakan, dalam pengembangan platform RumahQu, Pemerintah Daerah (Pemda) mempunyai peranan penting untuk menyiapkan data dan juga menyinkronkan data dalam proses verifikasi.

Baca juga: Dengan SiKasep Data Kebutuhan Rumah Subsidi Lebih Transparan

Untuk itu pemerintah daerah diharapkan aktif dalam memastikan validitas data-data perumahan, sehingga implementasi program perumahan dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Data yang kami punya bisa jadi tidak semua masih valid. Soalnya, antara penyiapan dan pengumpulan data dan kemudian pemanfaatannya, ada jeda waktu yang cukup lama sehingga terjadi perubahan,” kata Haryo dalam Sinergi Digitalisasi Pendataan: Peluncuran RumahQu X Lentera Hijau yang disiarkan di YouTube Kementerian PKP.

RumahQu adalah aplikasi yang dirancang dan dikelola oleh Housing Real Estate Information System (HREIS) untuk mengelola data perumahan, kemudian mengolahnya dan menyajikan hasil analisis pada pilar kebutuhan, pasokan, permintaan, harga, dan pembiayaan.

Melalui proses agregasi data, diharapkan hasil analisis HREIS dapat menjadi rujukan data perumahan di Indonesia untuk semua pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin: Perdagangan Indonesia-Tailan Akan Mencapai USD30 Miliar Tahun 2030

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Thai Chamber...

Manufaktur RI Tetap Ekspansif Bila Pasar Domestik Terus Membaik

S&P Global merilis Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia...

Yang Full Nganggur Masih 7,22 Juta, Setengah Pengangguran 10,78 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Rabu (5/8/2026), tingkat pengangguran...

Berita Terkini