Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiRumah Subsidi Juga Didorong Memiliki Sertifikat Green

Rumah Subsidi Juga Didorong Memiliki Sertifikat Green

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mendorong pengembang perumahan bersubsidi untuk memiliki sertifikat bangunan hijau yang ramah lingkungan (green building). Pembangunan rumah yang ramah lingkungan memberikan nilai tambah dari sisi kenyamanan dan terutama untuk aspek kesehatan.

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) Fitrah Nur mengatakan, bagi para pengembang rumah subsidi yang memiliki sertifikat bangunan hijau, pemerintah akan memberikan bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) dengan porsi yang lebih banyak sepanjang anggarannya tersedia.

“Kami sudah anjurkan itu karena rencananya kita akan membuat peraturan bahwa selama rumah subsidi memiliki sertifikat green building maka mereka bisa mendapatkan bantuan PSU lebih dari 50 persen selama anggaran tersedia seperti yang selama ini dijalankan,” katanya saat kunjungan kerja ke tiga perumahan di Kota Serang, Selasa (28/01).

Baca juga: Perumahan Subsidi di Serang ini Dapat Sertifikat Bangunan Hijau

Setiap pengembang, khususnya yang membangun rumah subsidi diharapkan bisa menjaga kualitas produk maupun fasilitas yang dibangun. Semuanya harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan terlebih rumah akan dihuni oleh keluarga selama bertahun-tahun.

Kunjungan Fitrah Nur yaitu ke Perumahan Puri Delta Angsana, Harmony Residence 3, dan Pondok Taktakan Indah. Kunjungan ke perumahan subsidi di Kota Serang ini juga untuk melihat penyaluran dan kuota KPR subsidi FLPP selain mengecek kesediaan stok unit rumah yang siap diakad-kreditkan.

“Dari tiga perumahan yang kami lihat hari ini sudah cukup bagus. Di Perumahan Harmony Residence 3 misalnya, itu perumahan di wilayah Banten nomer 3 terbesar untuk penyaluran FLPP, makanya kuotanya akan diupayakan untuk terus ditambah dari 220 ribu tahun ini semoga pelaksanaannya bisa ditambah lagi,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini