Harga Tanah Puri Indah Naik 75 Persen/Tahun
Puri Indah, Kembangan, yang dikembangkan PT Metropolitan Kencana kini menjadi salah satu kawasan elit di Jakarta Barat. Fasilitasnya cukup lengkap ada mal, rumah sakit, dan komersial. Aksesnya juga mudah karena diapit dua jalan tol, Jakarta – Tangerang dan tol JORR Kebon Jeruk – Penjaringan. Ke beberapa pusat bisnis di Jakarta Barat juga dekat. Karena itu harga properti di kawasan ini sekarang sudah cukup tinggi.
Empat tahun terakhir harga tanahnya naik hingga lebih dari 300 persen atau 75 persen/tahun. Tahun 2010 harga tanah Puri Indah sekitar Rp7,5 juta/m2, kemudian naik menjadi Rp15-16 juta/m2 pada tahun 2012. Sekarang harganya berkisar Rp19 – 20 juta/m2. “Di lokasi-lokasi favorit harganya bisa mencapai Rp24 juta/m2,” ujar David Lim, broker properti dari Easton Puri Indah.
Kawasan Puri Indah lebih dikenal dengan nama bloknya ketimbang nama jalan. Secara umum terbagi menjadi tiga blok, paling baru blok J, G, H, K, L. Sebelumnya ada blok C, E, H, dan yang paling lama blok A, B, D, I. Di blok A – I harga rumah sekennya paling murah dibandingkan blok lainnya. Blok baru rumahnya dikembangkan di dalam klaster dengan jalan lingkungan cukup lebar. Sedangkan di blok lama pengembangannya non cluster dan jalan lingkungan lebih sempit. “Di blok lama jalannya hanya pas untuk dua mobil dan sebagian berbatasan langsung dengan kampung,” tambahnya.
Samuel, broker properti dari Maxpro Puri Indah menambahkan, blok lama lebih murah karena dulu areanya kerap kena banjir. “Sekarang tidak banjir lagi tapi ini mungkin ada pengaruhnya juga,” katanya.
David juga menyebut saat ini pasar rumah seken Puri Indah sedang ramai-ramainya. Kawasan jadi tempat tinggal favorit di Jakarta Barat karena fasilitasnya lengkap dan didukung akses jalan tol. “Yang uangnya kurang untuk membeli di Puri Indah bergeser ke Taman Aries yang harga tanahnya masih Rp15 juta/m2 atau ke kavling DKI yang harganya Rp6 – 8 juta/m2,” katanya.
Harga rumah seken di Puri Indah rata-rata sudah di atas Rp3 miliar dengan lokasi tersebar di beberapa blok. Tipe 180/135 saat ini di pasaran ditawarkan Rp3,15 miliar, tipe 150/140 Rp3,5 miliar, atau tipe 100/140 Rp3,7 miliar. Harga biasanya bergantung pada lokasi dan umur bangunan. Untuk bangunan seluas 300 m2 harganya di atas Rp5 miliar, misalnya tipe 300/247 Rp5,32 miliar. Yudis
