Kamis, Mei 14, 2026
HomeBankPembiayaan Hijau Telah Menjadi Wholesale Funding Bank BRI

Pembiayaan Hijau Telah Menjadi Wholesale Funding Bank BRI

Di tengah meningkatnya kesadaran global akan pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.

Selaras dengan komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan itu, Bank BRI terus memperkuat perannya melalui penyaluran kredit berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), yang mencakup pembiayaan UMKM serta dukungan terhadap sektor ramah lingkungan di berbagai wilayah.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank BRI Viviana Dyah Ayu RK, prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) merupakan identitas yang telah terintegrasi dalam model bisnis Bank BRI selama ini.

“Berbagai aspek keberlanjutan menjadi pilar utama penciptaan nilai jangka panjang di mana pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Bank BRI,” ujarnya dikutip dari siaran pers Rabu (13/5).

Baca juga: Colliers: Permintaan Perkantoran Hijau Akan Makin Meningkat

Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026 Bank BRI telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau social loan sebesar Rp718,8 triliun yang setara dengan 53 persen dari total pinjaman Bank BRI. Portofolio ini difokuskan pada pembiayaan UMKM guna mengakselerasi inklusi keuangan dan penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, porsi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau green loan tercatat sebesar Rp96,6 triliun atau setara 7,1 persen dari total pinjaman yang disalurkan ke sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, serta berbagai sektor ramah lingkungan lainnya dalam rangka mendukung tercapainya ekonomi rendah karbon.

Baca juga: Bank Indonesia Sudah Salurkan Insentif Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau

Optimalisasi pada sisi aset diimbangi dengan penguatan struktur liabilitas melalui pengembangan Sustainable Wholesale Funding yang hingga akhir triwulan pertama 2026 mencapai Rp39,3 triliun atau setara dengan 78,2 persen dari total wholesale funding Bank BRI.

“Secara keseluruhan pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan di Bank BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan yang terus kami jalankan,” pungkas Viviana.

Berita Terkait

Ekonomi

LPEM FEB UI Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Ini Alasannya

Peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi...

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi

Perang AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026 melambungkan...

Berita Terkini