Rabu, Juli 15, 2026
HomeBankPembiayaan Hijau Telah Menjadi Wholesale Funding Bank BRI

Pembiayaan Hijau Telah Menjadi Wholesale Funding Bank BRI

Di tengah meningkatnya kesadaran global akan pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.

Selaras dengan komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan itu, Bank BRI terus memperkuat perannya melalui penyaluran kredit berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), yang mencakup pembiayaan UMKM serta dukungan terhadap sektor ramah lingkungan di berbagai wilayah.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank BRI Viviana Dyah Ayu RK, prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) merupakan identitas yang telah terintegrasi dalam model bisnis Bank BRI selama ini.

“Berbagai aspek keberlanjutan menjadi pilar utama penciptaan nilai jangka panjang di mana pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Bank BRI,” ujarnya dikutip dari siaran pers Rabu (13/5).

Baca juga: Colliers: Permintaan Perkantoran Hijau Akan Makin Meningkat

Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026 Bank BRI telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau social loan sebesar Rp718,8 triliun yang setara dengan 53 persen dari total pinjaman Bank BRI. Portofolio ini difokuskan pada pembiayaan UMKM guna mengakselerasi inklusi keuangan dan penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, porsi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau green loan tercatat sebesar Rp96,6 triliun atau setara 7,1 persen dari total pinjaman yang disalurkan ke sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, serta berbagai sektor ramah lingkungan lainnya dalam rangka mendukung tercapainya ekonomi rendah karbon.

Baca juga: Bank Indonesia Sudah Salurkan Insentif Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau

Optimalisasi pada sisi aset diimbangi dengan penguatan struktur liabilitas melalui pengembangan Sustainable Wholesale Funding yang hingga akhir triwulan pertama 2026 mencapai Rp39,3 triliun atau setara dengan 78,2 persen dari total wholesale funding Bank BRI.

“Secara keseluruhan pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan di Bank BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan yang terus kami jalankan,” pungkas Viviana.

Berita Terkait

Ekonomi

Ekonomi Naik Turun, Tapi Warga RI Tetap Rajin Jalan-Jalan

Badan Pusat Staistik (BPS) melaporkan baru-baru ini, jumlah perjalanan...

S&P Global Rating: Surat Utang RI Tetap Layak Investasi (BBB) dengan Prospek Stabil

Lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings kembali mengafirmasi Sovereign...

4 Lembaga Global Ini Bilang Ekonomi RI 2026 Tak Akan Tumbuh Sesuai Target

Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,2 persen...

Berita Terkini