Minggu, Agustus 9, 2026
HomeApartmentBassura City Pasarkan Tower Baru Rp300 Juta/Unit

Bassura City Pasarkan Tower Baru Rp300 Juta/Unit

Apartemen Bassura City (4 ha) di Jl Basuki Rahmat, Jakarta Timur, mulai memasarkan pengembangan tahap dua, tower Jasmine dan Haleconia. Pemasaran dua tower baru itu menyusul rampungnya penjualan enam tower di tahap pertama sebanyak 5.000 unit. Saat ini PT Synthesis Karya Pratama (SKP), pengembangnya, menawarkan tower Jasmine. Letaknya paling belakang dekat jalan tembus menuju Cipinang dan Jl By Pass (Jl Ahmad Yani). Apartemen setinggi 26 lantai itu menawarkan 400-an unit hunian seharga Rp300 jutaan/unit.

“Sudah terjual lebih dari 50 persen, targetnya 2-3 bulan ini habis, kemudian langsung kita tawarkan tower Haleconia,” ujar Imron Rosyadi, Deputy GM Sales Bassura City, kepada housing-estate.com, di Jakarta, Jumat (30/5).

Apartemen Bassura City
Apartemen Bassura City

Tower Jasmine didesain sedikit berbeda dengan tower sebelumnya.  Gaya desainnya modern etnik, sebelumnya modern minimalis. Tipenya mulai studio A (20,34 m2) seharga Rp300 juta, studio B (29,10) Rp350 juta, dan 1 bedroom (BR) Rp420 juta. Serah terima tower ketujuh ini akhir tahun 2017.

Imron mengatakan, perkembangan harga Bassura City berjalan alamiah. Pengembang tidak pernah menaikkan harga secara tajam. Pertumbuhan harga disebabkan progres pembangunan dan ekspektasi yang semakin tinggi dari masyarakat. Akhir tahun 2012 pengembangnya memasarkan tipe studio seharga Rp180 juta (harga perdana), sekarang harganya  hampir Rp300 juta.

“Kenaikan harganya antara 2-4 persen per bulan, tapi dengan kebijakan harga seperti itu penawarannya cepat diserap pasar. Konsumen juga senang karena kenaikannya per tahun lumayan juga,” tambahnya.

Pembangunan enam tower tahap pertama sedang berlangsung, beberapa diantaranya sudah menginjak lantai sepuluh. Tower Alamanda yang letaknya paling depan, tiga lantai terbawah  akan difungsikan untuk mal. Bassura Mall (30 ribu m2), demikian nama fasilitas life style itu, akan dibuka awal tahun 2016.  Beberapa calon penyewa (tenant), seperti XXI, Superindo, Guardian, Sport Station, dan beberapa lainnya sudah siap bergabung.  Yudis

Berita Terkait

Ekonomi

BRI: SAL yang Ditempatkan di Perbankan akan Perkuat Sektor Riil

Bank BRI menyambut baik langkah pemerintah melalui Kementerian Keuangan...

Kemenperin: Program 3 Juta Rumah Dukung Ekspansi Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, kinerja manufaktur atau industri pengolahan...

Kadin: Perdagangan Indonesia-Tailan Akan Mencapai USD30 Miliar Tahun 2030

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Thai Chamber...

Manufaktur RI Tetap Ekspansif Bila Pasar Domestik Terus Membaik

S&P Global merilis Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia...

Berita Terkini