Senin, Mei 4, 2026
HomeBerita PropertiPemprov DKI Akan Bangun Rusunawa Kelas Menengah

Pemprov DKI Akan Bangun Rusunawa Kelas Menengah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menjajaki pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) untuk kalangan menengah. Selama ini rusunawa hanya diperuntukkan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) perkotaan khususnya untuk merelokasi warga dari kawasan non hunian, seperti bantaran kali dan kolong tol.

Ilustrasi pembangunan rusunawa
Ilustrasi pembangunan rusunawa

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta Ika Lestari Adji, sudah ada sejumlah lokasi yang akan dibangun rusunawa kelas menengah. “Kita sudah usulkan lokasi di Rawa Buaya, Tambora, dan Pasar Blok G Tanah Abang. Tipenya 36 m2, dua kamar, dengan biaya sewa Rp2 -3 juta per bulan,” ujarnya di Balaikota, Selasa (22/3).

Dengan adanya hunian ini, menurut Ika, bisa menjadi alternatif kalangan menengah tinggal di tengah kota. Rusunawa ini akan menekan ongkos transportasi ketimbang tinggal di pinggiran Jakarta. Rusunawa untuk kalangan menengah ini juga bisa dipakai untuk subsidi silang rusunawa MBR.

“Kita memikirkan biaya maintenance, (pemasukan dari) rusunawa kelas menengah ini bisa digunakan untuk subsidi silang. Kita juga akan membuat semua  rusun di Jakarta ramah dan memiliki fasilitas untuk kalangan penyandang disabilitas. Semua ini akan mulai kita wujudkan secara bertahap,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Bantah RI Alami Deindustrialisasi, Ini Alasannya

Kementerian Perindustrian (Kemnperin) membantah Indonesia mengalami deindustrialisasi, atau penurunan...

Pesanan dan Produksi Menurun, Ekspansi Manufaktur RI Makin Kendur

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada April masih...

Tiga Perusahaan Jajaki Kerjasama Pengembangan Teknologi Pengolahan Air di Kawasan Industri

Kementerian Perindustrian mempercepat penguatan infrastruktur pendukung industri, khususnya dalam...

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Berita Terkini