Sabtu, September 5, 2026
HomeBerita PropertiDi Puncak Ada Vila Bisa Dicicil 12 Tahun

Di Puncak Ada Vila Bisa Dicicil 12 Tahun

Kawasan Puncak, Bogor, salah satu destinasi wisata utama warga Jakarta dan sekitarnya. Hawanya sejuk dan lingkungannya hijau dengan hamparan kebun teh yang indah dipandang. Kini Puncak kian padat dan aksesibilitasnya pun semakin macet. Pengembangan property seperti vila, hotel, dan kondotel juga terus berlangsung. Salah satunya The Leaf Boutique Resort yang dikembangkan PT Anugerah Kasih Investama (AKI Group).

viewvilla

The Leaf Boutique Resort masih agak di bawah, sekitar 3 km dari exit tol Ciawi. Lalu lintasnya belum macet karena belum masuk jalur pemberlakuan contra flow pada setiap akhir pekan. Tapi suasana pegunungannya tidak sekuat kawasan Cisarua ke atas.

“Akses kami tidak macet karena di lokasinya tidak ada contra flow. Ini menjadi keunggulan tersendiri sehingga aksesibilitas ke tempat kami menjadi lebih nyaman dan tidak perlu stres karena kendala di perjalanan,” ujar Direktur Marketing AKI Group Bakhtiar Azami, di Jakarta, Rabu (19/7).

Lokasinya sekitar 10-15 menit dari exit tol Ciawi. Proyek ini dikembangkan di area 1,3 ha mencakup 36 unit vila dengan luas bangunan 140 m2, kaveling 150 m2. Untuk pengembangan proyek Bakhtiar mengaku mengeluarkan investasi Rp200 miliar. Harga vilanya mulai Rp2,5 miliar sudah termasuk perabotan (fully furnished).

Masing-masing unit terdiri 2 kamar+2 kamar mandi plus private swimming pool. Selain itu tersedia meeting hall berkapasitas 100 orang, restoran, dan kolam renang utama. Harga sewa vila di kawasan ini, menurut Bakhtiar, berkisar Rp2-3 juta pada akhir pecan. Kepada konsumen AKI memberikan jaminan sewa (rental guarantee) 18 persen untuk 2 tahun pertama. “Peminatnya cukup bagus,, tahap pertama sebanyak 18 unit sudah sold out. Tahap kedua kami tawarkan pembelian secara tunai bertahap hingga 12 tahun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini