Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiGubernur Banten: Pindahkan Ibukota ke Maja

Gubernur Banten: Pindahkan Ibukota ke Maja

Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut Jakarta sangat tergantung dengan wilayah Maja di Kabupaten Lebak, Banten. Maja disebutnya sebagai penyuplai hasil pertanian seperti beras, sayur, buah, dan lainnya untuk warga Jakarta. Karena itu posisi Maja sangat penting khususnya bagi Jakarta.

“Makanya menurut saya kalau ibukota mau pindah itu, pindahin aja ke Maja, ngapain jauh-jauh ke Kalimantan. Wong Jakarta juga sudah sangat tergantung dengan Maja. Kekurangan kawasan ini hanya satu, infrastruktur, dan itu yang akan menjadi fokus kami untuk rencana kerja dua tahun ini,” katanya saat peresmian proyek kota baru CitraMaja Raya (2.000 ha) yang dikembangkan Ciputra Group di Kota Publik Maja (10.000 ha) akhir pekan lalu.

Maja, jelas Wahidin, juga menyimpan potensi lain yang akan sangat luar biasa bila dikembangkan. Dari sektor pariwisata misalnya, Maja memiliki gunung yang indah dan ramah, laut yang indah, hingga hamparan sawah dan kebun yang sangat potensial dikembangkan menjadi destinasi pariwisata selain agro industri.

Bila pembangunan jalan yang saat ini sudah direncanakan bisa tembus hingga Tanjung Lesung, potensi wilayah Maja juga akan makin luar biasa. Kawasan yang semakin terbuka karena sudah didukung jalur kereta dengan trek ganda memudahkan aksesibilitas masyarakat ke berbagai penjuru, sehingga ratusan desa yang menyimpan berbagai potensi di Maja bisa lebih terekspos dan menjadi lebih bernilai secara ekonomi.

“Makanya saya berharap peresmian CitraMaja Raya ini bisa menjadi salah satu faktor yang mengangkat kawasan. Waktu saya memimpin Tangerang juga kerap berhubungan dengan Ciputra Group, dan saya lihat Ciputra Group memiliki visi yang jauh sehingga pasti berdampak positif untuk kawasan sini,” katanya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini