Minggu, Juli 26, 2026
HomeNewsEkonomiPemerintah Pede Fundamental Ekonomi Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah

Pemerintah Pede Fundamental Ekonomi Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang telah menyentuh Rp18.000 disikapi oleh pemerintah dengan kepercayaan diri yang tinggi. Pemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah melalui koordinasi intensif antarotorita ekonomi guna menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Langkah tersebut dilakukan bersama-sama antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut Sekretasi Negara (Sekneg) Prasetyo Hadi, pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam merespons dinamika pergerakan nilai tukar rupiah.

“Berkenaan dengan masalah rupiah kami di pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian BI dan OJK terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan melakukan langkah-langkah,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan sebagaimana dikutip melalui siaran pers Sabtu (6/6).

Baca juga: Mei Belanja Negara Tetap Ngebut, Tapi Defisit Terjaga, Keseimbangan Primer Surplus Lagi, APBN Aman

Situasi saat ini, lanjut Prasetyo, masyarakat diminta untuk tetap optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Optimisme berdasarkan sejumlah indikator utama yang disebut menunjukkan bahwa fondasi ekonomi nasional berada dalam kondisi yang kuat dan terjaga.

Menurut Pras, kekuatan fundamental ekonomi Indonesia tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap positif serta tingkat inflasi yang terkendali. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Baca juga: Menkeu Purbaya: Perbaikan Ekonomi Benar-Benar Terjadi, Lonjakan Penerimaan Pajak Buktinya

Fundamental ekonomi bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang disebut masih terjaga. Karena itu pemerintah meyakini ketahanan ekonomi nasional masih berada pada jalur yang baik dan dengan koordinasi yang solid antarotoritas ekonomi dan dukungan fundamental yang kuat, pemerintah optimistis stabilitas ekonomi nasional dapat terus terjaga.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini