Kamis, Mei 14, 2026
HomeBerita PropertiJakarta Garden City Kembangkan Konsep Rumah Tunggal

Jakarta Garden City Kembangkan Konsep Rumah Tunggal

Konsep rumah tunggal umumnya dibangun perorangan. Developer yang mengembangkan hunian secara massal sangat jarang menerapkan konsep itu karena biayanya lebih mahal. Mereka umumnya membangun rumah kopel dengan dinding menempel satu sama lain. Karena itu rumahnya tidak memiliki bukaan di samping, hanya di depan dan belakang.

Sebagai tempat tinggal rumah tunggal lebih nyaman karena bukaannya lebih komplit dan sirkulasi udaranya lebih optimal. Konsep inilah yang ditawarkan PT Mitra Sindo Sukses (Modernland) di Jakarta Garden City (370 ha), Cakung, Jakarta Timur.

“Kami menawarkan konsep rumah tunggal di klaster Mahakam, klaster baru yang akan kami luncurkan Agustus 2018,” terang Hyronimus Yohanes, GM Marketing & Sales Jakarta Garden City (JGC) kepada housing-estate.com, di sela acara pengenalan klaster Mahakam kepada agen properti di Jakarta akhir pekan lalu.

Klaster Mahakam dikembangkan di kawasan River Garden, area pengembangan tahap II seluas 100 ha. Lima klaster sebelumnya adalah Mississippi, Yarra, Thames, La Seine, dan Shinano. Dari sekian klaster itu yang belum terbangun Shinano tahap dua yang dipasarkan akhir November 2017.

Klaster Mahakam yang dikembangkan di area seluas 7,5 ha mencakup 500-an rumah. Tahap pertama dipasarkan 71 unit. Ada tiga tipe yang dipasarkan. Yaitu, rumah dengan lebar 6, 7, dan 8 meter tipe 69/90, 86/105, dan 110/120 seharga Rp1,8-2,5 miliar/unit.

Selain  secara tunai bertahap 6-24 kali, konsumen bisa membelinya dengan KPR dari bank. “Untuk KPR ekspres depe-nya 10 persen dicicil empat kali, sedangkan KPR satu dan dua, depe-nya 15 persen diangsur 24 kali,” ujar Rony, sapaan Hyronimus.

Rumahnya mengusung gaya modern tropis dengan model atap pelana. Setiap rumah memiliki taman samping yang dapat melancarkan sirkulasi udara. Bukaannya lebar dan tinggi sehingga pencahayaan alami dapat masuk lebih optimal ke dalam rumah. Tipe paling kecil dilengkapi dua kamar tidur, dua tipe lainnya masing-masing kamarnya 2+1 (dua kamar plus kamar pembantu) dan 3+1 dengan carport untuk dua mobil.

Berita Terkait

Ekonomi

LPEM FEB UI Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Ini Alasannya

Peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi...

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi

Perang AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026 melambungkan...

Berita Terkini