Setelah Pondok Cina dan Tanjung Barat, Perumnas-KAI Bangun Apartemen di Stasiun Rawa Buntu
Kolaborasi Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berlanjut. Dua BUMN perumahan dan transportasi itu tahun lalu meluncurkan proyek hunian vertikal terpadu dan terintegrasi stasiun di stasiun Pondok Cina (Depok) dan Tanjung Barat (Jakarta Selatan) di jalur kereta komuter Jabodetabek rute Bogor-Depok-Jakarta.
Kali ini, Perumnas-KAI berancang-ancang meluncurkan proyek serupa terintegrasi stasiun Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Banten), bernama Prasada Mahata Rawa Buntu. Selain hunian, proyek juga akan menyediakan fasilitas komersial.
Menurut Rendy, marketing in house Perumnas, yang membedakan proyek baru ini dengan proyek di stasiun Pondok Cina dan Tanjung Barat, seluruh unitnya dipasarkan secara komersial. Sementara di dua stasiun sebelumnya menyediakn juga apartemen subsidi sekitar 30 persen dari total unitnya.
“Prasada Mahata Rawa Buntu yang dibangun di atas lahan 2,4 hektar akan terdiri dari tiga tower 34 lantai mencakup 1.816 unit hunian. Saat ini baru tahap pembukaan nomor urut pemesanan (NUP) seharga Rp1 juta per unit yang bisa dikembalikan (refundable) kalau batal. Launching resmi akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (19/7/2018).
Prasada Mahata Rawa Buntu menawarkan unit tipe studio seluas 22 m2, satu kamar tidur (KT) 26 m2, 2KT 34-46 m2, dan penthouse mulai dari 42 m2. Harganya sekitar Rp13 juta/m2 atau mulai dari Rp280 jutaan/unit belum termasuk PPN. Hingga saat ini Rendy menyebut konsep desain, fasilitas, cara bayar, dan hal teknis lainnya masih terus digodok.
“Hingga saat ini NUP yang terkumpul sudah mencapai 30 persen. Di dua stasiun sebelumnya NUP-nya sudah habis. Pilihannya tinggal di Rawa Buntu ini. Walaupun lebih jauh, lokasi Rawa Buntu lebih ramai karena dekat dengan Serpong dan Pondok Aren yang banyak perumahan besarnya, sehingga prospek proyek ke depan sangat baik,” jelasnya.