Jumat, April 3, 2026
HomeApartmentTahun 2020 Sentul Menikmati Fasilitas LRT

Tahun 2020 Sentul Menikmati Fasilitas LRT

Wilayah Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan salah kawasan yang makin menarik bisnis propertinya. Beberapa keunggulan wilayah Sentul secara iklim masih lebih adem dibandingkan wilayah sekitaran Jakarta lainnya, dan pengembangan infrastrukturnya sangat progresif. Sentul juga kawasannya cukup luas sehingga potensi pengembangan ke depannya masih cukup panjang.

Salah satu pengembang yang menggarap kawasan Sentul adalah PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. ACP yang fokus pada pengembangan proyek hunian di jalur kereta ringan atau light rail transit (LRT) dan properti komersial lainnya, tengah mengembangkan LRT City Royal Sentul Park (14,8 ha) dekat Sentul International Sirkuit (Jalan Sirkuit Sentul).

Menurut Direktur Utama ACP Amrozi Hamidi, Sentul memiliki potensi yang sangat besar dibandingkan daerah lainnya dan telah menjadi magnet baru bagi konsumen. ACP akan mengembangkan proyek di Sentul menjadi sebuah kawasan hunian baru lengkap dengan fasilitasnya, serta untuk mengusung lifestyle baru tinggal di hunian yang terintegrasi dengan transportasi massal.

“Tahap pertama pengembangan proyek ini seluas 25 ribu m2 dan targetnya selesai tahun 2020 bersamaan dengan beroperasinya LRT Cibubur-Bogor, dan terus secara estafet dilanjutkan ke tahap berikutnya. LRT City Royal Sentul Park memberikan alternatif hunian kepada konsumen dengan adanya LRT, nggak hanya bertumpu di timur dan barat Jakarta tapi juga di selatan,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

LRT City Royal Sentul Park dikembangkan dengan konsep nature and leisure untuk mengakomodasi juga kebutuhan wisata masyarakat Jakarta dan Bogor. Pengembangan tahap pertama telah mulai membangun satu menara apartemen dan fasilitas komersial akhir Juli tahun lalu. Saat ini progresnya telah mencapai 25 persen. Total investasi proyek mencapai Rp7,5 triliun yang akan mencakup 12 tower apartemen, perkantoran, hotel, dan mal.

Nanang Safrudin Salim, Project Director LRT City Royal Sentul Park, menambahkan, selain pengembangan hunian dan fasilitas komersial yang diintegrasikan dengan transportasi LRT, proyek juga akan menyediakan fasilitas liburan bagi penghuni dan masyarakat sekitarnya.

“Makanya kami juga membuka kawasan kuliner Padi Emas yang telah menjadi ikon baru di wilayah Sentul dan terus menjaring keramaian (crowd). Total ada 25 kios kuliner di lokasi yang menyajikan lebih dari 100 menu masakan Indonesia. Selain itu ada juga Butterfly Garden sebagai tempat wisata sekaligus habitat baru bagi kupu-kupu. Jadi kami kembangkan dulu fasilitasnya sebelum nanti ada hunian,” jelasnya.

Progres terakhir untuk tower apartemen pertamanya (33 lantai/1.633 unit) hingga saat ini sudah terjual 50 persen. Tipe terkecilnya studio 18-22 m2 dipasarkan mulai dari Rp380 juta/unit. Harga itu diklaim telah naik 25 persen dari harga perdana tahun lalu. Tipe lain 1-2 kamar tidur 35-52 m2 seharga Rp434,5-805,8 juta/unit.

Berita Terkait

Ekonomi

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Senilai Lebih Rp310 Triliun

Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah...

Berita Terkini