HousingEstate, Jakarta - Peritel furnitur online di Indonesia Fabelio mengumumkan pendanaan senilai 9 juta dolar AS sebagai bagian dari pendanaan Seri C mereka. Total pendanaan yang diraih mencapai lebih dari 20 juta dolar AS. Penutupan pertama dari pendanaan itu dipimpin oleh perusahaan ventura asal Taiwan, AppWorks, Endeavour Catalyst, dan  MDI Ventures yang didukung oleh Telkom Group. Investor sebelumnya, Aavishkaar Capital juga berkontribusi dalam pendanaan tersebut. Babak pendanaan ini akan mempercepat perkembangan jaringan rantai pasok logistik pusat dan experience center Fabelio guna mendukung ekspansi domestik perusahaan ke sejumlah wilayah dan kota di Indonesia seperti Jawa dan Bali pada November 2020.  Porsi signifikan dari pendanaan ini akan diinvestasikan ke teknologi, yang meliputi peningkatan tim teknologi.

Sejak didirikan di Indonesia pada 2015, Fabelio menawarkan produk furnitur berkualitas dan desain terkurasi, dengan keterlibatan pengrajin lokal serta penawaran harga yang menarik. Fabelio juga menawarkan layanan gratis pengiriman di hari yang sama dan garansi dua tahun untuk semua produknya. Selain itu Fabelio juga menawarkan layanan B2B terbaik untuk properti, menyediakan konsultasi desain interior secara cuma-cuma bagi mereka yang ingin melengkapi rumah, ruang perkantoran, hotel atau restoran.

“Setelah lima tahun meningkatkan bisnis dan menanamkan nilai dasar strategi ‘ritel baru’, kini fokus utama kami adalah meningkatkan kategori produk dan waktu pengiriman.  Di luar itu, kami akan memperluas bisnis kami di seluruh Indonesia dengan membuka gudang penyimpanan baru dan experience center di kota-kota baru,” kata CEO dan Co-Founder Fabelio Marshall Tegar Utoyo dalam siaran pers yang diterima HousingEstate (19/6). Marshall memantau banyak perusahaan Amerika Serikat dan Tiongkok yang mendirikan basis operasi mereka di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk perdagangan dan manufaktur global.  Tren pasar ini  disebutnya jika digabungkan dengan upaya-upaya mereka akan memungkinkan untuk meraup pangsa yang lebih besar di pasar furnitur di Indonesia yang bernilai 6,7 miliar dolar AS.

Selama masa pandemi COVID-19, terutama pada April lalu Fabelio mencatatkan penjualan online tertinggi dengan angka yang melebihi penjualan ketika hari belanja online terpopuler Indonesia (Harbolnas) pada 12/12.  Sejak pendanaan Seri B senilai 6,5 juta dolar AS pada 2018 lalu, Fabelio telah mengalami peningkatan bisnis secara eksponensial di Indonesia dengan memiliki tiga kantor domestik dan 20 experience center di area strategis seperti Jabodetabek dan Bandung serta memiliki staf yang kini berjumlah 430 orang.

Fabelio telah mengalami pertumbuhan akuisisi pelanggan hingga 82%, serta melayani lebih dari 1.000 proyek B2B mulai dari properti residensial seperti perumahan dan apartemen, kantor hingga pusat perbelanjaan Citraland, Bank BRI dan MRT Jakarta.  Fabelio juga telah melayani pengantaran ke lebih dari 750 kecamatan di Pulau Jawa sementara kinerja perusahaan tercatat positif sejak akhir 2017 dan dalam target untuk mencapai profitabilitas pada 2022.

Fokus utama Fabelio pada 2020 adalah meningkatkan pangsa pasar yang akan didukung lewat upaya perekrutan SDM engineering, upaya pemasaran berkelanjutan secara online, pengembangan produk dan perbaikan operasional.  Perusahaan ini juga sedang secara aktif mencari investor regional di Asia Tenggara dan Tiongkok untuk menutup babak Seri C mereka pada akhir 2020.

close
GRATIS | Majalah HousingEstate #190 Edisi Juni 2020