Sabtu, September 5, 2026
HomeBahan BangunanPropan Lansir Cat Seng dan Galvanis Tanpa Primer

Propan Lansir Cat Seng dan Galvanis Tanpa Primer

Atap seng dan galvanis perlu dicat untuk melindunginya dari korosi sekaligus memperindah tampilannya. Tanpa dicat, penutup atap dari seng dan galvanis akan cepat berkarat. Biasanya sebelum dicat dengan cat akhir, permukaan atap logam itu terlebih dulu harus dilapisi cat primer.

Kali ini hal itu tidak perlu lagi dilakukan. Produsen cat Propan melansir cat logam terutama seng dan galvanis Sengkote DTM, yang bisa langsung diaplikasikan tanpa harus didahului dengan cat primer. Dengan demikian proses pengecatan menjadi lebih praktis, efisien, dan cepat.

“Umumnya permukaan besi harus menggunakan cat primer sebelum disaput cat akhir. Tapi, dengan inovasi cat direct to metal (DTM) ini, penggunaan cat primer dapat dihilangkan. Langsung saja aplikasikan Sengkote DTM. Proses pengecatan pun menjadi lebih efisien dan ekonomis,” kata Amelia Dewi, Product Marketing Manager Metal Protective Coatings Propan, seperti dikutip keterangan tertulis Propan Kamis (21/3/2024).

Baca juga: Cuaca Makin Panas, Ada Cat Yang Bisa Bikin Adem Bangunan

Ia menyebutkan, Sengkote DTM adalah cat direct to metal dengan pengencer air. Meski berpengencer air, kemampuan produk baru ini mencegah karat dan korosi sangat efektif. Pilihan warnanya beragam. Daya lekatnya juga disebut sangat baik, meskipun diaplikasikan di permukaan seng dan galvanis yang licin dan umumnya sulit dicat.

Cara pengaplikasian Sengkote DTM, pertama-tama bersihkan permukaan seng dan galvanis dari minyak, debu, dan kotoran lain. Kemudian encerkan cat dengan 5-15 persen air bersih untuk mempermudah pengecatan. Setelah itu aplikasikan cat di atas permukaan seng dan galvanis minimal dua lapis. Pengaplikasian bisa menggunakan alat spray, rol atau kuas.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini