Jumat, Juni 5, 2026
HomeNewsEkonomiSeptember 2024 Kesenjangan Ekonomi Meningkat

September 2024 Kesenjangan Ekonomi Meningkat

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan melalui laman resminya, Rabu (15/1/2025), pada September 2024 ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan gini ratio mencapai 0,381.

Meningkat 0,002 poin dibandingkan gini ratio Maret 2024 sebesar 0,379, dan menurun 0,007 poin dibandingkan gini ratio Maret 2023 sebesar 0,388.

Gini ratio di perkotaan pada September 2024 tercatat sebesar 0,402, naik dibanding gini ratio Maret 2024 sebesar 0,399, dan turun dibanding gini ratio Maret 2023 sebesar 0,409.

Gini ratio di perdesaan tercatat sebesar 0,308, naik dibanding gini ratio Maret 2024 yang tercatat 0,306, dan turun dibanding gini ratio Maret 2023 sebesar 0,313.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, pada September 2024 distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah mencapai 18,41 persen. Jika dirinci berdasarkan daerah, di perkotaan angkanya tercatat 17,44 persen, dan di pedesaan 21,39 persen.

Baca juga: Menkeu Pamer Pencapaian 2024 Kendati Ekonomi Hanya Tumbuh 5 Persen

Gini ratio atau indeks Gini adalah ukuran tingkat ketimpangan pendapatan atau kekayaan relatif antar penduduk di suatu wilayah. Gini ratio dikembangkan statistikus Italia Corrado Gini dan dipublikasikan tahun 1912.

Gini ratio juga dikenal sebagai koefisien Gini. Gini ratio berkisar antara 0 hingga 1. Gini ratio mendekati 1 menunjukkan ketimpangan pendapatan atau kekayaan yang tinggi, sedangkan gini ratio mendekati 0 menunjukkan pemerataan pendapatan yang baik.

Gini ratio Indonesia terbilang sedang. Hanya saja, karena belum memiliki data pendapatan penduduk secara merata, Gini ratio Indonesia tidak diukur berdasarkan pendapatan melainkan pengeluaran.

Ekonom Faisal Basri (alm) dalam sebuah wawancara pernah menyatakan, bila memakai ukuran pendapatan, kesenjangan penghasilan atau kekayaan antar penduduk Indonesia terbilang tinggi.

Berita Terkait

Ekonomi

Wamenkeu Suahasil: Kredibilitas dan Komunikasi Pemerintah, Kunci Menjaga Kepercayaan Pasar

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan, kredibilitas dan...

Dolar AS Perkasa, Kunjungan Turis Asing Meninggi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), jumlah kunjungan...

Rupiah Terpuruk, Orang Indonesia Mulai Kurangi Pelesiran ke Luar Negeri

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), selama Januari-April...

Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan France-Indonesia High Level Business Council

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan...

Berita Terkini